SPN Polda NTT Gelar Kegiatan Minggu Kasih di Gereja GMIT Galed Kelapa Lima, Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat
Kupang, NTT - Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GMIT Galed Kelapa Lima, Kota Kupang, Minggu (1/11/2026), pukul 07.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan ini diikuti oleh Gadik Madya SPN Polda NTT, AKBP Samuel Sumihar Simbolon, S.H., didampingi anggota SPN dan Ditbinmas Polda NTT, serta para siswa SPN Polda NTT yang beragama Nasrani.
Kehadiran personel Polri bersama para siswa SPN di tengah jemaat gereja merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan silaturahmi, membangun komunikasi yang harmonis, serta meningkatkan kedekatan antara Polri dan masyarakat, khususnya umat Kristiani di Kota Kupang.
Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polri tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya membangun hubungan sosial yang humanis melalui kebersamaan, kepedulian, dan pendekatan keagamaan.

Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus sarana memperkuat kemitraan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Program Minggu Kasih menjadi momentum penting bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program Quick Wins Kapolri Tahun 2026, yang mendorong seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kapolda NTT juga mengajak seluruh personel Polri, termasuk para siswa SPN Polda NTT, untuk menjadikan kegiatan keagamaan dan sosial seperti Minggu Kasih sebagai sarana pembelajaran dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai toleransi, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Sebagai calon anggota Polri, para siswa SPN harus mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, toleransi, kepedulian, dan sikap saling menghormati. Kehadiran Polri harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan,” lanjutnya.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polda NTT berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat, komunikasi semakin terbuka, serta tercipta suasana kehidupan yang aman, damai, dan penuh toleransi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Polda NTT akan terus menghadirkan Polri yang humanis, dan selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Humas Polda NTT
