Polda NTT Hadir di Tengah Jemaat Gereja Pniel Oebobo, Minggu Kasih Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat
Kupang, NTT – Sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat serta upaya mempererat hubungan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Pniel Oebobo, Kota Kupang, Minggu (1/11/2026), mulai pukul 06.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat, kekeluargaan, dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh AKP Nuryani Trisani Ballu, S.H., M.H., yang mewakili Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, didampingi IPDA Earil Galuh Riwu, S.H., IPDA Jaenn Reke, S.H., personel Ditres PPA dan PPO Polda NTT, Bripka Saras dari Ditbinmas Polda NTT, Bripda Sandra dari Bidhumas Polda NTT, serta 15 personel Ditsamapta Polda NTT.
Ibadah Minggu Kasih dipimpin oleh Pdt. Maria A. Litelnoni-Johannis dengan mengangkat Firman Tuhan dari Mazmur 65:1-10 dan renungan bertema “Bersyukur Atas Berkat Allah”. Pesan rohani tersebut mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa bersyukur atas berkat dan penyertaan Tuhan dalam kehidupan serta menumbuhkan kasih terhadap sesama manusia sebagai ciptaan Tuhan.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Nuryani Trisani Ballu, S.H., M.H., juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jemaat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban, dimulai dari lingkungan keluarga, tempat tinggal, hingga lingkungan sosial masing-masing.

Jemaat juga diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, menjaga kerukunan antarwarga, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian atau hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang terbuka, serta memperkuat hubungan emosional dan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Kami ingin membangun kedekatan, mendengarkan aspirasi, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ungkap Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Lebih lanjut, Kapolda NTT mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang harmonis, saling menghormati, dan saling mengasihi tanpa membedakan latar belakang.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menciptakan suasana yang damai dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat,” lanjutnya.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut dihadiri oleh sebanyak 502 jemaat Gereja Pniel Oebobo. Melalui kegiatan ini, terjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Selain itu, pesan-pesan keagamaan serta imbauan kamtibmas dapat disampaikan secara langsung kepada jemaat sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, pendeta bersama Majelis Gereja Pniel Oebobo turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polri atas dedikasi serta berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara personel Polri, pendeta, majelis gereja, dan jemaat.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polda NTT berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, hubungan kemitraan semakin kuat, serta tumbuh kesadaran bersama bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
Polda NTT akan terus mengedepankan pendekatan humanis, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat demi terwujudnya NTT yang aman, damai, dan harmonis.
Humas Polda NTT
