Merawat Tradisi, Menguatkan Persaudaraan: Polisi dan Warga Atap Rumah Adat Manehitus
MALAKA – Semangat Polisi Bersama Masyarakat ditunjukkan PS Kanit Binmas Polsek Kobalima, Polres Malaka, Aiptu Uria Lote, saat ikut bergotong royong dalam kegiatan pemasangan atap Rumah Adat Manehitus di Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, wilayah perbatasan Republik Indonesia–Timor Leste, Jumat (23/10/2026).

Keterlibatan Aiptu Uria Lote dalam kegiatan tersebut menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi lokal.
Bagi Aiptu Uria Lote, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan kekeluargaan melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.
Gotong Royong, Wujud Kebersamaan Polisi dan Warga
Aiptu Uria Lote mengatakan bahwa kegiatan gotong royong merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik serta menumbuhkan rasa saling percaya.
“Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kita dapat mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Polisi hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dan ikut mendukung kegiatan positif warga,” ujar Aiptu Uria Lote.
Rumah Adat sebagai Simbol Identitas dan Persatuan
Rumah adat memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi bagian dari identitas budaya, tradisi, dan kehidupan bersama yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kegiatan pemasangan atap Rumah Adat Manehitus pun menjadi momentum untuk memelihara semangat gotong royong dan memperkuat persaudaraan antarwarga.
Menurut Aiptu Uria Lote, kepedulian terhadap kegiatan adat dan sosial merupakan salah satu cara untuk menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat, termasuk di kawasan perbatasan negara.
“Harapan kita, semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus dipertahankan. Dengan saling membantu dan menjaga hubungan baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” tambahnya.
Polisi Hadir hingga Wilayah Perbatasan
Kehadiran personel Polsek Kobalima dalam kegiatan masyarakat mencerminkan pendekatan pembinaan yang mengedepankan kedekatan, kepedulian, dan kemitraan. Hubungan yang baik antara polisi dan warga diharapkan turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polsek Kobalima, Polres Malaka, terus mendorong kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus merawat nilai-nilai budaya di wilayah perbatasan RI–Timor Leste.
#PolisiBersamaMasyarakat
Humas Polda NTT
