Polda NTT Hadir untuk Generasi Muda, Program Polisi Peduli Pengangguran Dorong Keterampilan dan Peluang Usaha Mandiri

Polda NTT Hadir untuk Generasi Muda, Program Polisi Peduli Pengangguran Dorong Keterampilan dan Peluang Usaha Mandiri

Kupang, NTT – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan keterampilan dan kemandirian generasi muda melalui kegiatan Polisi Peduli Pengangguran yang merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri. Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WITA, bertempat di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Salon Indah, Jalan Jati Nomor 8, Kelurahan Air Nona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pelaksanaan kegiatan berdasarkan Surat Perintah Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda NTT Nomor: Sprint/210/X/OPS.4.5/2026 tertanggal 28 Oktober 2026. Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kasi Binkommas Subdit Binpolmas Polda NTT, AKP Sriyono, bersama anggota Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda NTT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala LKP Salon Indah, Yupelita Dima, S.H., M.H., bersama para peserta pelatihan atau kursus salon yang tengah mengikuti proses pembelajaran keterampilan di lembaga tersebut.

Dalam kegiatan itu, AKP Sriyono menyampaikan bahwa program Polisi Peduli Pengangguran merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama generasi muda, melalui dukungan terhadap peningkatan kemampuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi.

Melalui program ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang tata rias serta pelayanan salon, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.

Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa program Polisi Peduli Pengangguran merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mendukung upaya pemberdayaan masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk mendorong masyarakat agar memiliki kesempatan berkembang, meningkatkan keterampilan, dan membangun kemandirian. Kami berharap melalui program Polisi Peduli Pengangguran ini, generasi muda dapat memanfaatkan pelatihan yang tersedia sebagai modal untuk bekerja, membuka usaha sendiri, bahkan menciptakan lapangan kerja bagi orang lain,” demikian pesan Kapolda NTT yang disampaikan melalui Kabidhumas Polda NTT.

Lebih lanjut, Kapolda NTT mengharapkan agar para peserta pelatihan mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan sungguh-sungguh, terus mengasah kemampuan, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan taraf hidup dan membangun masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., melalui jajaran Ditbinmas terus mendorong pelaksanaan pembinaan masyarakat yang menyentuh kebutuhan nyata warga. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan antara Polri dan lembaga pelatihan agar masyarakat, khususnya kelompok usia produktif, memperoleh akses terhadap kegiatan positif yang mendukung peningkatan kapasitas diri.

Dalam kesempatan tersebut, personel Ditbinmas Polda NTT juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para peserta pelatihan. Mereka diajak untuk tetap bersemangat dalam menuntut ilmu, memanfaatkan keterampilan yang dimiliki secara produktif, serta memiliki keberanian untuk mengembangkan usaha mandiri sesuai kemampuan dan peluang yang tersedia.

Para peserta juga diingatkan agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, pergaulan negatif, serta tindakan yang dapat melanggar hukum dan merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dengan mengisi waktu melalui kegiatan yang bermanfaat, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Pelaksanaan program Polisi Peduli Pengangguran ini mencakup rangkaian proses mulai dari perekrutan peserta, penyaluran ke lembaga pelatihan, hingga pelaksanaan kegiatan pelatihan. Seluruh tahapan tersebut dilaporkan berjalan dengan baik dan lancar.

Polda NTT berharap sinergi dengan lembaga kursus dan pelatihan seperti LKP Salon Indah dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Melalui program ini, Polda NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui pendekatan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Dengan keterampilan, semangat, dan kemandirian, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan kondusif di Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan penuh keakraban, mencerminkan terjalinnya hubungan yang baik antara personel Polda NTT, pengelola lembaga pelatihan, dan para peserta.