Polda NTT Edukasi Pelajar di Empat Sekolah, Tanamkan Disiplin, Cegah Hoaks dan Kenakalan Remaja
KUPANG – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat pembinaan karakter dan kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui program Quick Wins Kapolri Tahun 2026. Kali ini, personel Ditlantas dan Ditbinmas Polda NTT turun langsung ke empat sekolah di Kota Kupang untuk memberikan edukasi melalui kegiatan upacara bendera dan apel pagi, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut menyasar pelajar SMP Kasih Yobel, SMP Tunas Gloria Kupang, MTsN Kota Kupang, serta SMP Agape Indah Kupang. Materi yang disampaikan mencakup pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks, bahaya perundungan (bullying), keselamatan berlalu lintas, penggunaan media sosial secara bijak, serta pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan.
Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
Menurutnya, pelajar perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan menyaring informasi di tengah perkembangan teknologi dan media sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para pelajar menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, bijak menggunakan media sosial, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Pelajar juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Sajimin.
SMP Kasih Yobel: Edukasi Hoaks, Bullying dan Keselamatan Berlalu Lintas
Di SMP Kasih Yobel, kegiatan upacara bendera dimulai pukul 07.00 WITA dengan Inspektur Upacara IPDA Lusiana Agustina Lado, S.H., dari Ditlantas Polda NTT.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan tiga materi utama, yakni bahaya penyebaran hoaks, bahaya bullying, dan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta seluruh guru SMP Kasih Yobel.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Polri dan berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan. Kehadiran anggota kepolisian dinilai dapat menjadi motivasi dan teladan bagi siswa dalam membangun kedisiplinan, semangat belajar, serta rasa cinta tanah air.
Sekolah juga berharap edukasi kepolisian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama mengenai tertib berlalu lintas dan pembentukan karakter pelajar.
SMP Tunas Gloria Kupang: Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Hindari Tawuran
Pada waktu yang sama, edukasi juga dilaksanakan di SMP Tunas Gloria Kupang melalui apel pagi yang dipimpin IPDA Yohanes Jelahut, PS. Kaurmintu Subbag Renmin Ditlantas Polda NTT.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas memberikan imbauan mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Para siswa juga diingatkan agar menjauhi minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, serta perilaku yang dapat memicu tawuran antarpelajar.
Selain itu, pelajar diajak menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan berita bohong. Guru dan para siswa juga turut mendeklarasikan bahaya penyebaran hoaks.
Kegiatan dihadiri kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, seluruh murid, serta personel Ditlantas Polda NTT, yakni IPDA Yohanes Jelahut, Aipda Yos Erick Melfin, dan Bripda Johan Sinlaloe.
Pihak sekolah mengharapkan dukungan Polisi Lalu Lintas untuk melaksanakan pengaturan kendaraan di depan sekolah pada jam masuk pagi karena arus kendaraan cukup padat. Sekolah juga berharap polisi lebih sering berkunjung agar kehadiran personel dapat menginspirasi siswa yang bercita-cita menjadi anggota Polri.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, menaati rambu-rambu, serta menjauhi narkoba, minuman beralkohol, dan tawuran.
MTsN Kota Kupang: Tanamkan Kepemimpinan, Disiplin dan Tanggung Jawab
Sementara itu, di MTsN Kota Kupang, kegiatan upacara bendera berlangsung pukul 07.00 hingga 07.30 WITA di lapangan sekolah. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bripka Ni Nyoman Purnam Sari, S.H., Bamin Renmin Ditbinmas Polda NTT.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan Kapolda NTT agar para pelajar tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Para siswa juga diajak membangun jiwa kepemimpinan sejak dini, meningkatkan kedisiplinan, menanamkan tanggung jawab, serta saling menghormati dan menghargai sesama.
Selain itu, pelajar diingatkan untuk menaati peraturan, menjauhi kenakalan remaja dan segala bentuk perbuatan melanggar hukum, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan dihadiri kepala MTsN Kota Kupang, dewan guru, dan para pelajar. Pihak sekolah mengapresiasi kehadiran Polri yang dinilai memberikan manfaat dalam membangun kesadaran, kedisiplinan, dan karakter positif siswa.
Sekolah berharap pembinaan dan edukasi dari kepolisian dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
SMP Agape Indah Kupang: Cegah Bullying dan Bangun Pengaruh Positif
Di SMP Agape Indah Kupang, kegiatan upacara bendera dimulai pukul 07.00 WITA dengan AIPTU Zamgar S. Snae bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut diikuti kepala SMP Agape Indah Kupang, kepala SD Agape Indah Kupang, para guru SD dan SMP, siswa-siswi TK, SD, dan SMP Agape Indah Kupang, serta personel Ditbinmas Polda NTT.
Dalam amanatnya, AIPTU Zamgar menyampaikan edukasi mengenai bahaya penyebaran hoaks dan pentingnya menggunakan media sosial secara bijaksana serta bertanggung jawab. Para siswa juga diajak membangun jiwa kepemimpinan melalui sikap disiplin, percaya diri, jujur, dan mampu menjadi teladan.
Pesan lainnya menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelajar, menjaga pergaulan, saling menghormati, serta menghindari tindakan bullying.
Pelajar juga didorong menjadi pribadi yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya dengan ikut menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.
Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan pembinaan dan edukasi Kamtibmas tersebut serta berharap kerja sama antara kepolisian dan sekolah semakin ditingkatkan, khususnya dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum para siswa.
Perkuat Sinergi Polri dan Dunia Pendidikan
Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin menegaskan, kegiatan edukasi di sekolah merupakan salah satu langkah preventif untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan pergaulan maupun ruang digital.
Ia berharap pesan-pesan yang disampaikan personel Polri tidak berhenti pada kegiatan upacara atau apel pagi, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para pelajar.
Melalui program Quick Wins Kapolri Tahun 2026 ini, Polda NTT berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan orang tua diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, cerdas bermedia sosial, taat hukum, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kehadiran Polri di sekolah bukan sekadar memberikan imbauan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui pembinaan dan edukasi sejak dini.
#PolisiBersamaMasyarakat #PoldaNtt
Humas Polda NTT
