Polri Peduli Pendidikan, Siswa SMPN Maubeli Terima Bantuan Tas dan Alat Tulis dari Polres TTU
Timor Tengah Utara — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT). Sebanyak 20 siswa SMP Negeri Maubeli, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menerima bantuan pendidikan berupa tas sekolah dan alat tulis, Kamis (2/5/2026).

Bantuan tersebut merupakan program kepedulian Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko yang disalurkan melalui Kapolres TTU AKBP Eliana Papote sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi siswa di daerah dengan keterbatasan sarana.
Dalam kunjungannya, Kapolres TTU tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan motivasi langsung kepada para siswa. Ia mengajak mereka untuk terus semangat menuntut ilmu serta tidak ragu menyampaikan kesulitan belajar kepada para guru.
“Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar meskipun dalam kondisi yang sederhana. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan Polri hadir untuk mendorong agar tidak ada anak yang tertinggal dalam meraih cita-cita,” ujar AKBP Eliana Papote.
Kondisi SMPN Maubeli sendiri masih memiliki keterbatasan fasilitas. Dari tujuh ruang kelas yang ada, tiga di antaranya masih berupa ruang darurat berdinding bebak dengan lantai semen kasar yang digunakan siswa kelas VII dan VIII untuk kegiatan belajar mengajar.
Meski demikian, semangat para siswa tak surut. Kedatangan rombongan Polres TTU disambut meriah dengan pertunjukan drumband sederhana yang unik. Para siswa memainkan musik menggunakan ember dan galon bekas sebagai pengganti alat drumband. Suasana semakin hangat ketika Kapolres TTU turut ambil bagian memainkan drumband bersama mereka, disambut tepuk tangan para guru dan siswa.
Kepala SMPN Maubeli, Mery Sau Teme, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Polda NTT dan Polres TTU kepada sekolahnya.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Ibu Kapolres TTU yang telah memberikan bantuan kepada anak-anak kami. Di sekolah ini terdapat beberapa siswa yang benar-benar membutuhkan bantuan ini,” ungkapnya.
Kegiatan penyaluran bantuan ditutup dengan momen haru. Monalisa Radja, siswi kelas VII A, dengan polos menyampaikan rasa terima kasihnya sambil memeluk Kapolres TTU.
“Terima kasih, saya ingin peluk Ibu Kapolres,” ucapnya lirih.
Pelukan hangat itu menjadi penutup kegiatan yang berlangsung sederhana, namun sarat makna — mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat serta harapan besar bagi masa depan pendidikan anak-anak di pelosok Nusa Tenggara Timur.
Humas Polda NTT
