Polda NTT Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Pendidikan Sespimti, Sespima, dan Lemhannas Polri Tahun 2026
Kupang, NTT – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) melaksanakan kegiatan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas Seleksi Pendidikan Sespimti, Sespima, dan Lemhannas Polri Tahun 2026, Selasa (27/10/2026), pukul 11.00 WITA hingga selesai di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Lantai III Mapolda NTT.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan proses seleksi pendidikan pengembangan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip meritokrasi, profesionalisme, serta kemampuan dan kompetensi peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda NTT Kombes. Pol. Andi Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., CPHR., CBA., serta pejabat dan personel terkait yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi. Seluruh rangkaian kegiatan juga diikuti oleh panitia dan peserta seleksi, baik dari tingkat pusat maupun Polda jajaran, melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Rangkaian acara diawali dengan kesiapan panitia dan pelaksanaan absensi Polda jajaran, dilanjutkan dengan persiapan registrasi peserta. Selanjutnya, para pejabat utama dan unsur SDM memasuki tempat acara, kemudian dilaksanakan foto bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan oleh pembawa acara, serta doa bersama.

Agenda inti kegiatan dilaksanakan melalui pengambilan sumpah dan pembacaan pakta integritas oleh panitia dan peserta seleksi, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk pernyataan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan mematuhi seluruh ketentuan seleksi.
Kegiatan juga diisi dengan penyampaian arahan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) dari Jakarta yang disaksikan oleh seluruh peserta dari Subpanitia Pusat (Subpanpus) dan Polda jajaran. Rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” sebagai wujud komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh proses seleksi pendidikan Polri berjalan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab seluruh panitia serta peserta untuk menjaga kejujuran, profesionalisme, dan integritas dalam setiap tahapan seleksi. Setiap peserta harus memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan, kompetensi, prestasi, dan persyaratan yang telah ditentukan,” demikian penegasan Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT.
Kapolda NTT juga menekankan pentingnya menutup setiap celah yang dapat mencederai kepercayaan terhadap proses seleksi. Seluruh panitia diharapkan bekerja secara profesional, tidak memihak, serta senantiasa berpedoman pada aturan yang berlaku. Sementara itu, para peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, dan tidak melakukan praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip integritas.
Menurut Kapolda NTT, seleksi pendidikan pengembangan merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Polri yang unggul, berkarakter, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Pendidikan Sespimti, Sespima, dan Lemhannas Polri diharapkan dapat melahirkan personel yang mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui proses seleksi yang berintegritas, kita ingin memastikan bahwa personel yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Prinsipnya, seleksi harus berjalan secara bersih, objektif, transparan, dan akuntabel, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan kepercayaan kepada seluruh pihak,” lanjut Kabidhumas.
Polda NTT berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan seleksi pendidikan Polri yang berlandaskan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), dengan tetap mengedepankan profesionalisme, pengawasan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh panitia dan peserta seleksi semakin memahami pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam proses pengembangan karier dan peningkatan kompetensi personel Polri. Dengan demikian, proses seleksi tidak hanya menjadi tahapan menuju pendidikan lanjutan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun institusi Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.
Humas Polda NTT
