Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto Tekankan Brimob Harus Siap Jadi First Responder, Hadir Memberi Solusi bagi Masyarakat

Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto Tekankan Brimob Harus Siap Jadi First Responder, Hadir Memberi Solusi bagi Masyarakat

KUPANG – Kesiapan menghadapi situasi darurat tidak cukup hanya dengan perlengkapan yang memadai. Dibutuhkan personel yang terlatih, memiliki ketahanan fisik, solid dalam tim, dan mampu memberikan pertolongan nyata ketika masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.

Pesan tersebut ditegaskan Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Satuan Brimob Polda NTT di Pasir Panjang, Kota Kupang, Selasa (27/10/2026) pagi.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 08.40 WITA itu turut didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Dinny Reza Arief Dewanto. Kedatangan Kapolda dan rombongan disambut Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, S.I.K., bersama istri melalui pengalungan selendang dan penyerahan buket bunga, dilanjutkan jajar kehormatan serta penampilan yel-yel Brimob cilik dan personel Satbrimob.

Suasana penyambutan berlangsung penuh semangat. Namun, agenda kunjungan tidak berhenti pada seremoni. Kapolda juga mengecek kendaraan dan perlengkapan operasional serta berdialog langsung dengan anggota untuk melihat kesiapan satuan dan memperkuat semangat pengabdian.

Pastikan Brimob Siap Menjadi First Responder

Dalam tatap muka bersama personel yang diawali laporan kesatuan dari Dansat Brimob, Kapolda menegaskan pentingnya latihan berkelanjutan untuk membentuk personel yang profesional dan siap menghadapi berbagai situasi.

Menurutnya, kemampuan anggota tidak boleh hanya terlihat saat latihan atau ketika berada di markas. Keterampilan tersebut harus benar-benar dapat diterapkan ketika menghadapi keadaan darurat, gangguan keamanan, maupun bencana yang membutuhkan respons cepat.

“Kalau kita tidak latihan, kita datang ke situ, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Kita tidak tahu mau melakukan apa,” tegas Kapolda dalam arahannya.

Pesan itu menjadi pengingat bahwa latihan merupakan bagian penting dari tanggung jawab setiap personel. Tanpa latihan yang konsisten, kesiapan menghadapi situasi berisiko akan sulit diwujudkan secara maksimal.

Kapolda juga mengajak seluruh anggota untuk mensyukuri dukungan negara dengan meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Sebagai satuan yang memiliki kemampuan khusus, Brimob diharapkan mampu menjadi first responder atau unsur yang memberikan respons awal ketika terjadi keadaan darurat. Personel harus siap bergerak, memberikan pertolongan, dan membantu menyelesaikan persoalan sesuai tugas serta kemampuannya.

Tantangan Push-Up 130 Kali, Kapolda Berikan Hadiah kepada Anggota

Semangat pembinaan fisik turut mewarnai kunjungan Kapolda NTT di Mako Satbrimob. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan hadiah kepada anggota yang mampu melakukan push-up sebanyak 130 kali.

Pemberian hadiah ini menjadi bentuk apresiasi terhadap ketahanan fisik, semangat, dan kemauan personel dalam menjaga kebugaran tubuh. Bagi anggota Brimob, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu modal penting untuk menjalankan tugas yang menuntut kesiapan, daya tahan, dan respons cepat.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan agar personel terus menjaga kebugaran dan meningkatkan kemampuan diri. Kesiapan fisik harus berjalan seiring dengan keterampilan teknis, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Melalui pendekatan yang dekat dengan anggota, Kapolda menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya dilakukan melalui arahan formal, tetapi juga dengan memberikan motivasi dan penghargaan atas usaha serta kemampuan personel.

Apresiasi Anggota yang Mengikuti Medsos Satbrimob dan Humas Polda NTT

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTT juga memberikan hadiah kepada anggota yang telah mengikuti atau follow akun media sosial Satbrimob Polda NTT dan Humas Polda NTT.

Apresiasi ini menjadi dorongan bagi personel untuk semakin dekat dengan kanal informasi resmi kepolisian sekaligus mendukung penyebarluasan informasi mengenai kegiatan, pelayanan, dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

Di era digital, media sosial menjadi salah satu sarana penting untuk membangun komunikasi publik, menyampaikan informasi yang benar, serta memperlihatkan berbagai upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan.

Keterlibatan anggota dalam mengikuti kanal resmi tersebut diharapkan turut memperkuat jangkauan informasi positif tentang pelaksanaan tugas Polri, termasuk kesiapsiagaan Brimob dalam penanganan keadaan darurat dan kegiatan kemanusiaan.

Pemberian hadiah kepada anggota yang mampu melakukan push-up 130 kali maupun yang telah mengikuti akun media sosial Satbrimob Polda NTT dan Humas Polda NTT menjadi salah satu bentuk motivasi dalam suasana kunjungan yang berlangsung penuh keakraban.

Brimob Harus Hadir Membawa Solusi

Kapolda menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak boleh sebatas terlihat secara fisik. Personel harus mampu memberikan manfaat, menyelesaikan persoalan, dan menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan.

“Polisi hadir bukan hanya sekadar hadir, tetapi hadir memberi solusi, menyelesaikan masalah,” demikian penekanan Kapolda dalam arahannya.

Bagi personel Satbrimob Polda NTT, pesan ini menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan tugas. Ketika terjadi bencana atau situasi genting, masyarakat membutuhkan petugas yang tidak hanya cepat tiba di lokasi, tetapi juga mampu bertindak secara tepat, terkoordinasi, dan memberikan pertolongan yang diperlukan.

Karena itu, latihan, kesiapan perlengkapan, ketahanan fisik, dan kemampuan mengambil keputusan harus terus ditingkatkan. Semua unsur tersebut menjadi bagian dari kesiapan Brimob untuk memberikan perlindungan dan pelayanan yang nyata.

Setiap Anggota Memiliki Potensi

Kapolda juga menekankan pentingnya mengoptimalkan seluruh personel, termasuk Polisi Wanita (Polwan), sesuai kemampuan dan kompetensi masing-masing.

Ia mengingatkan agar setiap anggota memperoleh kesempatan untuk mengembangkan diri, mengikuti latihan, serta mengambil peran dalam pelaksanaan tugas. Tidak boleh ada personel yang dianggap tidak memiliki kontribusi hanya karena perbedaan gender atau kebiasaan dalam pembagian tugas.

“Saya yakin tidak ada satu pun anggota polisi, termasuk anggota Brimob, yang tidak ada gunanya. Semua kita optimalkan, pasti ada gunanya,” tegasnya.

Pesan ini menegaskan bahwa kekuatan satuan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan peralatan dan jumlah personel, tetapi juga oleh kemampuan pimpinan dalam mengenali serta mengembangkan potensi setiap anggota.

Dengan pembinaan yang tepat, seluruh personel diharapkan dapat berkontribusi secara maksimal bagi organisasi dan masyarakat.

Saling Peduli, Perkuat Soliditas Satuan

Di tengah tuntutan tugas yang penuh risiko, Kapolda turut mengingatkan pentingnya kepedulian antarpersonel. Setiap anggota perlu menjaga kekompakan, memperhatikan kondisi rekan, serta membangun komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas.

Soliditas bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari kesiapan operasional. Dalam situasi darurat, koordinasi dan kepedulian antarangggota dapat membantu menjaga keselamatan personel sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

Kapolda mengajak seluruh anggota untuk terus memelihara semangat kebersamaan, disiplin, dan rasa tanggung jawab dalam setiap penugasan.

Pengabdian yang Terlihat dari Manfaat bagi Masyarakat

Kunjungan kerja Kapolda NTT ke Satbrimob Polda NTT menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan operasional, meningkatkan kemampuan personel, dan mendorong optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki satuan.

Arahan mengenai latihan, kesiapan fisik, penghargaan kepada anggota, pemanfaatan media sosial resmi, serta pentingnya kepedulian menunjukkan bahwa pembinaan personel harus dilakukan secara menyeluruh.

Pada akhirnya, semua upaya tersebut bermuara pada satu tujuan: memastikan Polri mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Bagi personel Satbrimob Polda NTT, tantangan sesungguhnya bukan hanya menjaga kesiapan di markas, melainkan membuktikan kemampuan saat bertugas di lapangan.

Sebab, ketika keadaan genting datang, masyarakat membutuhkan personel yang siap bertindak, berani memberikan pertolongan, dan mampu membawa solusi.

Terus berlatih, jaga kebugaran, perkuat soliditas, dan hadir memberi solusi. Itulah semangat Brimob Polda NTT dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

#PolisiBersamaMasyarakat #PoldaNTT