Cegah Perundungan di Sekolah, Ditbinmas Polda NTT Edukasi Pelajar SMPN 10 Kupang

Cegah Perundungan di Sekolah, Ditbinmas Polda NTT Edukasi Pelajar SMPN 10 Kupang

KUPANG – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan melalui edukasi kepada para pelajar. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Polri mengajak siswa untuk membangun pergaulan yang positif, menghormati sesama, serta berani menolak segala bentuk tindakan yang dapat menyakiti orang lain.

Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 10 Kupang, Senin (26/10/2026), pukul 07.15 WITA. Bertindak sebagai inspektur upacara, Ps. Paur Sibinlat Ditbinmas Polda NTT, Ipda Frankli D.N. Thonak, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pelajar sebagai bagian dari pelaksanaan program Quick Wins Kapolri Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti kepala sekolah, para guru dan pegawai SMPN 10 Kupang, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unika) dan Universitas Nusa Cendana (Undana).

Kenali Perundungan, Jangan Menyakiti Sesama

Dalam penyampaian edukasi, para pelajar diajak untuk mengenali berbagai bentuk perundungan, baik melalui ejekan, hinaan, maupun tindakan lain yang dapat melukai perasaan dan menyakiti teman. Siswa juga diingatkan bahwa perilaku yang dianggap sebagai candaan belum tentu menyenangkan bagi orang lain.

Selain itu, para pelajar didorong untuk memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan positif, serta memiliki keberanian untuk menolak ajakan melakukan perundungan. Sikap saling menghormati, menaati peraturan sekolah, dan menghargai guru juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.

Polri turut mengingatkan agar siswa yang mengalami atau mengetahui tindakan perundungan tidak takut meminta bantuan kepada guru, pihak sekolah, maupun orang dewasa yang dipercaya. Pelaporan perlu dilakukan melalui cara yang aman agar persoalan dapat ditangani secara tepat.

Dirbinmas Polda NTT Dorong Sekolah Aman dan Ramah Anak

Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini mengenai dampak perundungan dan pentingnya menjaga hubungan yang sehat di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan pembinaan masyarakat di sekolah, Ditbinmas Polda NTT mendorong para pelajar agar tidak hanya memahami bahwa perundungan merupakan perilaku yang harus dihindari, tetapi juga berani mengambil sikap untuk mencegahnya.

Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan lingkungan pergaulan. Dengan kepedulian dan kerja sama yang berkelanjutan, sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman bagi setiap siswa untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa rasa takut atau tekanan dari teman sebaya.

Sekolah Apresiasi Edukasi dari Kepolisian

Pihak SMPN 10 Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah hadir memberikan edukasi kepada para siswa. Pihak sekolah juga berharap sosialisasi mengenai bahaya perundungan dapat dilaksanakan secara berkala agar kesadaran dan kepedulian pelajar terus meningkat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari pihak sekolah dan para siswa.

Melalui kegiatan ini, Polda NTT berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menghargai perbedaan, menjaga ucapan dan perilaku, serta berani menjadi bagian dari solusi dalam mencegah perundungan. Semangat tersebut sejalan dengan upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi generasi muda.

#PolisiBersamaMasyarakat #PoldaNTT