Wakapolda NTT Ingatkan Anggota: Jaga Etika, Gunakan Diskresi Secara Bijak dan Jadilah Teladan
Di hadapan seluruh jajaran personel, Wakapolda menekankan pentingnya menjaga perlakuan, etika, dan disiplin peribadi, terutama ketika berinteraksi langsung dengan masyarakat demi merawat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Faizal mengingatkan setiap anggota agar senantiasa berhati-hati dalam bersikap dan tidak melakukan tindakan yang dapat memancing konflik atau reaksi negatif berskala luas.
"Kita jangan menjadi pemicu dan pemersatu. Pemicu itu maksudnya jangan ada perilaku pergaulan kita yang memicu masyarakat melakukan tindakan-tindakan yang akhirnya menyatukan mereka untuk melakukan perkara yang sama di seluruh Indonesia. Itu yang dinamakan pemicu yang membawa kepada pemersatu gerakan negatif," tegasnya mengulangi pesan Kapolda NTT.
Sebagai contoh positif, beliau mengapresiasi keberhasilan penanganan potensi gangguan ketenteraman di Sumba Barat baru-baru ini yang sukses dikawal dengan pantas sehingga tidak membesar menjadi isu nasional. Pesan pengawasan ketat ini turut diarahkan kepada seluruh Kapolres di jajaran Polda NTT serta Kabid Propam.
Selain menyoroti etika pergaulan, Wakapolda juga mengupas tuntas pelaksanaan diskresi kepolisian di lapangan. Menurutnya, diskresi adalah kewenangan melekat pada setiap individu anggota Polisi untuk mengambil keputusan cepat demi kepentingan awam tanpa harus selalu menunggu arahan atasan.

Contoh Lapangan
Tindakan pantas anggota lalu lintas mengurai kemacetan, serta gerak cepat pasukan patroli malam (seperti patroli motor Trail) dalam menangani gangguan ketenteraman akibat individu mabuk.
Dipandu Kode Etik
Wakapolda menegaskan bahwa kewenangan ini wajib dibatasi oleh aturan moral. "Diskresi itu melekat pada peribadi anggota. Namun, yang mengatur dan menjaga kita supaya tidak melakukan diskresi secara berlebihan adalah kode etik. Terutamanya dalam situasi yang kelabu, kode etik itulah yang menjadi panduan utama kita,"jelasnya.
Menutup arahannya, Wakapolda NTT menyerukan agar seluruh personel mengutamakan integritas dan menunjukkan keikhlasan dalam melayani masyarakat. Setiap anggota Polri didorong untuk menjadi teladan nyata di tengah kehidupan seharian.
"Jadilah teladan di tengah masyarakat, kerana satu teladan jauh lebih baik dan bernilai daripada seribu nasihat," pungkas Brigjen Pol. Faizal.
Humas Polda NTT
