Polres Ende Dirikan Tenda Polisi untuk Warga Terdampak Gempa di Maukaro
ENDE — Kepolisian Resor Ende bersama personel Kompi 3 Yon B Satbrimob Polda NTT kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi dengan mendirikan Tenda Polisi bagi warga Dusun Nioniba, Desa Kebihrangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Senin (17/8/2026).

Pendirian tenda tersebut dilakukan sekitar pukul 17.20 WITA oleh Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata bersama Danki 3 Yon B Satbrimob Polda NTT. Tenda didirikan di lapangan Dusun Nioniba untuk menampung masyarakat yang rumahnya terdampak gempa dan memilih mengungsi karena masih merasakan kekhawatiran terhadap gempa susulan.

Kapolres Ende turun langsung memastikan kebutuhan tempat perlindungan sementara bagi warga terpenuhi. Sejumlah personel Brimob Kompi 3 Yon B Ende dan anggota Polres Ende juga ditempatkan di sekitar lokasi pengungsian untuk membantu masyarakat sekaligus memastikan keamanan selama warga berada di tenda.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi pascagempa.
“Kami mengimbau masyarakat agar jangan panik dan selalu bersabar. Personel juga akan terus berada di sekitar lokasi untuk membantu dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres Ende.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi pengungsian mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Ende dan jajaran atas kepedulian serta bantuan berupa pendirian tenda yang dapat digunakan sebagai tempat perlindungan sementara.
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan pendirian Tenda Polisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendasar di tengah situasi bencana. Pendirian tenda ini merupakan wujud kepedulian dan respons cepat jajaran kepolisian terhadap kondisi warga yang membutuhkan tempat perlindungan,” ujar Kombes Pol Sajimin.
Menurutnya, penempatan personel di sekitar lokasi pengungsian juga penting untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Jajaran Polda NTT terus menginstruksikan personel untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan, memastikan keamanan pengungsian dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur terkait dalam penanganan dampak bencana,” katanya.
Pendirian Tenda Polisi di Dusun Nioniba selesai sekitar pukul 17.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat Flores yang terdampak gempa, dengan mengedepankan pelayanan yang cepat, humanis dan penuh kepedulian.
#PoldaNTTPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
