Hadirkan Edukasi Digital dan Karakter, Polda NTT Gelar Police Goes to School di SDI Bertingkat Perumnas 3
Kupang, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus memperkuat komitmennya dalam membina dan membentuk karakter generasi muda sejak usia dini. Melalui surat perintah resmi Nomor: Sprin/913/VIII/REN/2026, jajaran Polda NTT kembali melaksanakan program pembinaan karakter dan keamanan melalui kegiatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) di sekolah-sekolah wilayah Kota Kupang.
Pada Senin, 21 September 2026, kegiatan tersebut sukses dilaksanakan di SDI Bertingkat Perumnas 3. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Ipda I Dewa Gede Wibawa, yang didampingi oleh Bripda McArthur Junior Bolla selaku Ajudan Irup serta Bripda Bayu E. Lesitona sebagai tim pendokumentasian.
Upacara yang berlangsung khidmat dari pukul 07.00 hingga 08.00 WITA ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi, kepala sekolah, serta dewan guru SDI Bertingkat Perumnas 3.
Rangkaian upacara berjalan tertib dan terstruktur, mulai dari persiapan peserta upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, amanat pembina upacara, hingga pembacaan doa yang ditutup dengan tertib dan lancar.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan sejumlah poin krusial yang relevan dengan perkembangan zaman dan pembentukan moral pelajar sekolah dasar. Salah satu sorotan utama adalah pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial.
Disampaikan bahwa di era digital saat ini, hampir seluruh pelajar telah familiar dengan berbagai platform seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube. Para siswa diingatkan bahwa dunia digital meninggalkan jejak (digital footprint); apa pun yang ditulis, diunggah, dikomentari, atau dibagikan hari ini akan terekam dan dapat dilihat di masa depan. Oleh karena itu, siswa diimbau agar cakap digital, tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya (hoaks), serta senantiasa menjaga etika di ruang digital.
Selain literasi digital, Inspektur Upacara juga memberikan beberapa pesan pembina karakter lainnya:
Disiplin dan Rajin Belajar: Mengajak siswa untuk senantiasa disiplin mengikuti proses belajar mengajar, mematuhi tata tertib sekolah, meningkatkan prestasi, serta bersemangat meraih cita-cita masa depan yang gemilang.
Hormat Kepada Orang Tua dan Guru: Mengingatkan pentingnya menghormati dan menaati nasihat orang tua serta guru sebagai pembimbing dan pendidik utama.
Menjauhi Perundungan (Bullying): Menekankan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, menghindari segala bentuk tindakan kekerasan maupun perundungan yang dapat merugikan diri sendiri dan sesama.
Penanaman Nilai Kebangsaan: Memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air sejak dini agar kelak menjadi generasi muda yang berkarakter kuat, bertanggung jawab, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Pihak sekolah, melalui Kepala Sekolah dan dewan guru, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada Kapolda NTT yang telah meluangkan waktu untuk turun langsung ke sekolah-sekolah menjadi Irup. Pihak sekolah berharap kegiatan positif yang terjadwal seperti ini dapat terus berlanjut guna mendukung pembinaan karakter peserta didik.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K, M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di sekolah-sekolah merupakan wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap masa depan anak-anak bangsa.
"Melalui program pembinaan di sekolah seperti di SDI Bertingkat Perumnas 3 ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, kedisiplinan, serta kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial sejak dini. Jejak digital yang positif, sikap anti-bullying, serta nasionalisme harus ditanamkan sebagai fondasi kuat dalam menghadapi tantangan zaman," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Kombes Pol Henry Novika Chandra juga menambahkan bahwa kolaborasi erat antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.
Seluruh rangkaian kegiatan di SDI Bertingkat Perumnas 3 berakhir pada pukul 08.00 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali, di mana para siswa mengikuti seluruh prosesi dengan penuh perhatian dan semangat positif.
Humas Polda NTT
