Update Penanganan Gempa Flores: Polri Distribusikan Bansos ke Warga, Salurkan Perlengkapan Sekolah hingga Terima Dukungan Logistik

Update Penanganan Gempa Flores: Polri Distribusikan Bansos ke Warga, Salurkan Perlengkapan Sekolah hingga Terima Dukungan Logistik

KUPANG — Upaya Polri membantu masyarakat terdampak gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilakukan. Hingga Rabu (2/9/2026), Satgas VI Subsatgas Logistik Operasi Aman Nusa II Polda NTT secara intensif mendistribusikan bantuan sosial (bansos) sekaligus menerima berbagai dukungan logistik untuk memperkuat penanganan pascabencana.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Karolog Polda NTT Kombes Pol. Didi Wahyudi, S.I.K., M.M ., mengatakan seluruh jajaran terus memastikan bantuan bergerak dari gudang logistik menuju masyarakat yang membutuhkan.

“Polri terus berupaya memastikan bantuan yang tersedia dapat segera diterima masyarakat terdampak. Distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan di lapangan, termasuk memenuhi kebutuhan dasar warga maupun perlengkapan pendidikan bagi anak-anak,” ujar Kombes Pol Didi.

Bantuan Menjangkau Warga di Sejumlah Wilayah Ende dan Sikka

Di Kabupaten Ende, bantuan dari Gudang Logistik Polres Ende didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa di Kelurahan Rukunlima, Kecamatan Ende Selatan.

Bantuan tersebut antara lain berupa 66 karung beras, 40 dos mi Sedaap, 20 dos mi instan, 15 dos Pop Mie, 40 selimut, 35 sarung, 20 dos air mineral, serta berbagai kebutuhan pangan dan susu.

Distribusi juga dilakukan ke Kelurahan Kotaratu, Kecamatan Ende Utara, dengan bantuan berupa 22 karung beras, mi instan, biskuit, sarung, selimut, pakaian anak, pampers, susu dan sarden.

Perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan ke SD Roworena 2, Kelurahan Roworena, Kecamatan Ende Utara. Sebanyak 35 stel seragam SD pria, 35 stel seragam SD wanita, 93 pasang sepatu sekolah dan 70 tas sekolah disalurkan kepada para siswa.

Sementara itu, di Kelurahan Onelako, Kecamatan Ndona, Polri menyalurkan bantuan yang lebih beragam, mulai dari satu unit genset, kasur lipat, beras, selimut, pakaian, perlengkapan mandi, makanan, kompor portabel hingga gas portabel.

Di Kabupaten Sikka, distribusi bantuan dilakukan kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Paga. Selain paket sembako dan kebutuhan pangan, bantuan juga mencakup seragam sekolah tingkat SD, SMP dan SMA, sepatu sekolah, tas, kasur lipat, terpal, selimut serta air minum.

Dukungan Terus Berdatangan

Di tengah proses distribusi, dukungan logistik untuk masyarakat terdampak juga terus mengalir.

Satgas VI menerima bantuan dari Akpol Angkatan 43 Tahun 2010 B, berupa 200 karung beras ukuran 5 kilogram, 10 dos minyak goreng, 40 terpal, air mineral 100 dos, mi instan, biskuit, susu, selimut, sarung, perlengkapan mandi dan kebutuhan lainnya.

Bantuan tersebut untuk sementara disimpan di Gudang Logistik Polda NTT sebelum didistribusikan kepada masyarakat sesuai kebutuhan.

Selain bantuan bahan kebutuhan pokok, Polda NTT juga menerima empat unit Toyota Hilux Double Cabin 2.4 E 4x4 M/T Diesel Tahun 2026 dari Slog Polri. Kendaraan tersebut akan mendukung mobilitas dan penanganan bencana di wilayah terdampak.

Bantuan Kapolri Tiba di Labuan Bajo

Dukungan logistik dari Kapolri juga tiba menggunakan KM Dharma Rucitra 8 dengan rute Surabaya–Labuan Bajo. Material bantuan tersebut terdiri dari ribuan paket kebutuhan masyarakat, di antaranya 3.500 kilogram gula, 3.504 liter minyak goreng, 7.000 bungkus biskuit, 17.500 bungkus mi instan, 3.500 teh celup, 3.500 botol kecap, susu lansia, susu bayi, susu ibu hamil serta 1.000 mainan anak.

Bantuan tersebut selanjutnya disimpan di gudang Mako Brimob Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, untuk dipersiapkan dalam proses distribusi.

Empat kendaraan bantuan disimpan di Polres Manggarai Barat untuk mendukung operasional penanganan bencana.

Kombes Pol Didi menegaskan, pengelolaan bantuan dilakukan melalui koordinasi dan pemutakhiran data secara berkala di Posko Bantuan Logistik Polda NTT maupun posko-posko wilayah terdampak.

Kami terus melakukan koordinasi, pendataan dan evaluasi agar bantuan yang diterima dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran. Semangatnya adalah memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan selama masa pemulihan,” pungkasnya.

Melalui Operasi Aman Nusa II Turangga 2026, Polri terus memperkuat kehadiran di tengah masyarakat. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar, pendidikan anak, serta dukungan pemulihan masyarakat terdampak gempa Flores terus menjadi perhatian.