Sigap di Tengah Bencana, Personel Sabhara Polres Sikka Bantu Nakes Evakuasi Korban Gempa di RS TC Hillers Maumere

Sigap di Tengah Bencana, Personel Sabhara Polres Sikka Bantu Nakes Evakuasi Korban Gempa di RS TC Hillers Maumere

MAUMERE, SIKKA — Kepedulian dan kesigapan personel Polri kembali terlihat dalam penanganan korban gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah tingginya kebutuhan pelayanan medis pascagempa, anggota Sabhara Polres Sikka turun langsung membantu tenaga kesehatan (nakes) di RSUD TC Hillers Maumere mengangkat dan memindahkan seorang pasien korban gempa yang baru tiba di rumah sakit.

Pasien tersebut diketahui merupakan seorang perempuan berusia 66 tahun yang mengalami patah tulang ulang akibat terdampak bencana. Kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera membuat personel kepolisian bergerak membantu tenaga medis agar proses pemindahan pasien menuju ruang pelayanan dapat berlangsung dengan cepat dan aman.

Aksi tersebut menjadi gambaran nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam situasi darurat, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga membantu proses kemanusiaan dan pelayanan kepada korban bencana.

Polisi Turun Langsung Bantu Tenaga Medis

Setibanya korban di RSUD TC Hillers Maumere, personel Sabhara Polres Sikka bersama tenaga kesehatan segera membantu mengangkat pasien dari kendaraan menuju tempat penanganan medis.

Keterlibatan personel kepolisian ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi di lapangan, sekaligus mendukung tenaga kesehatan yang tengah menangani para korban bencana.

Dalam situasi pascagempa, setiap menit sangat berarti bagi korban yang membutuhkan pertolongan. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan korban memperoleh penanganan secara cepat.

Kapolda NTT: Polri Harus Hadir dan Membantu Masyarakat

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa jajaran Polda NTT terus mengerahkan personel untuk membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk mendukung proses evakuasi dan pelayanan korban di fasilitas kesehatan.

“Dalam situasi bencana seperti ini, kehadiran anggota Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Personel harus peka terhadap kondisi di lapangan dan bergerak cepat membantu, termasuk mendukung tenaga kesehatan dalam proses evakuasi maupun pemindahan korban,” ujar Kapolda NTT melalui PLH Kabidhumas.

Menurut Kapolda, sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh unsur terkait sangat dibutuhkan dalam menghadapi kondisi darurat pascabencana.

“Kami mengapresiasi anggota di lapangan yang dengan sigap membantu masyarakat. Hal sederhana seperti membantu mengangkat dan memindahkan pasien sangat berarti bagi korban dan keluarga, terutama dalam situasi darurat. Polri akan terus hadir bersama masyarakat dan mendukung seluruh upaya penanganan korban bencana,” tegasnya.

Utamakan Keselamatan dan Kemanusiaan

Kapolda NTT juga menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis, kepedulian, serta keselamatan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas selama masa tanggap bencana.

Kondisi korban yang mengalami patah tulang ulang membutuhkan kehati-hatian dalam proses pemindahan. Oleh karena itu, bantuan personel dilakukan dengan berkoordinasi bersama tenaga kesehatan agar pasien dapat segera mendapatkan penanganan medis yang sesuai.

Aksi anggota Sabhara Polres Sikka tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dalam situasi bencana, tugas kepolisian memiliki dimensi kemanusiaan yang sangat kuat. Personel tidak hanya berada di garis depan pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penyelamatan dan pelayanan masyarakat.

Polda NTT memastikan dukungan personel di wilayah terdampak akan terus dilakukan sesuai kebutuhan. Koordinasi dengan rumah sakit, tenaga kesehatan, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya juga terus diperkuat untuk memastikan setiap korban mendapatkan pertolongan.

Polri hadir, bergerak cepat, dan bersama masyarakat melewati masa sulit pascagempa — karena di tengah bencana, keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas utama.