Polda NTT Pastikan Kesehatan Pengungsi Pasca Gempa Terjaga, Tim Dokkes Polres Ende Berikan Pemeriksaan dan Obat-obatan
Ende, NTT — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat terdampak gempa bumi, khususnya para pengungsi yang hingga kini masih berada di posko pengungsian mandiri.
Sebagai bentuk respons kemanusiaan dan kepedulian terhadap kesehatan warga terdampak bencana, jajaran Sidokkes Polres Ende melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta multivitamin kepada para pengungsi di Posko Pengungsian Mandiri yang berlokasi di Lokoboko, Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasidokkes Polres Ende bersama jajaran Sidokkes Polres Ende. Tim kesehatan secara langsung mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadap warga yang berada di lokasi pengungsian untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau di tengah situasi pascabencana.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kondisi kesehatan, pemberian obat-obatan bagi pengungsi yang mengalami keluhan sakit, serta pemberian multivitamin untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sekitar 30 orang pengungsi yang berada di Posko Pengungsian Mandiri mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, terutama dalam situasi yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan dan multivitamin ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Ia menambahkan, kondisi kesehatan para pengungsi perlu mendapat perhatian serius karena mereka masih berada dalam situasi pascabencana dan tinggal di tempat pengungsian. Karena itu, pemeriksaan secara berkala menjadi penting untuk mendeteksi sejak dini berbagai keluhan kesehatan yang mungkin dialami warga.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di lokasi pengungsian agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, menjaga pola hidup sehat, serta segera menyampaikan kepada petugas apabila mengalami keluhan kesehatan. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak,” lanjutnya.
Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata sinergi Polri melalui jajaran Dokkes dengan masyarakat dalam penanganan pascabencana. Kehadiran personel kepolisian di posko pengungsian diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moril bagi warga yang masih berada dalam kondisi terdampak.
Polda NTT menegaskan bahwa penanganan masyarakat pascabencana membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak. Polri akan terus melakukan pemantauan situasi serta mendukung berbagai upaya kemanusiaan guna membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascagempa.
Dengan semangat pelayanan dan kemanusiaan, Polri hadir untuk masyarakat—memastikan keselamatan, kesehatan, dan rasa aman tetap menjadi prioritas di tengah situasi pascabencana.
Humas Polda NTT
