Sat Brimob Polda NTT Tanggap Cepat Evakuasi Pohon Tumbang di Sikka, Akses Jalan Kembali Normal
Sikka — Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan respon cepat dan sigap dalam penanganan bencana alam. Melalui Tim Tanggap Segera, Sat Brimobda NTT melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutupi badan jalan di Desa Munerana, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, pada Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danki 1 Batalyon B Pelopor Sat Brimobda NTT, IPTU I Wayan Sukadana, dengan melibatkan 16 personel Brimob, bekerja sama dengan Polsek Kewapante serta masyarakat setempat.
Komandan Satuan Brimob Polda NTT menjelaskan bahwa aksi cepat ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu dan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat akses jalan yang tertutup.
“Begitu menerima laporan adanya pohon tumbang yang menutup total badan jalan, kami langsung mengerahkan Tim Tanggap Segera untuk melakukan evakuasi. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama,” ujar Dansat Brimob Polda NTT.
Evakuasi dimulai sekitar pukul 13.00 WITA, di mana personel Brimob menggunakan peralatan manual seperti parang, cangkul, sekop, dan chainsaw untuk memotong serta menyingkirkan pohon berukuran besar yang melintang di jalan.
Meski dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti ukuran pohon yang sangat besar, tidak tersedianya alat berat, serta keterbatasan chainsaw berukuran besar, personel tetap bekerja maksimal hingga proses evakuasi selesai pada pukul 19.00 WITA.
“Dengan kerja sama yang solid antara Brimob, Polri setempat, dan masyarakat, akses jalan akhirnya berhasil dibuka kembali dan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” tambahnya.
Dansat Brimob Polda NTT juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut membantu selama proses evakuasi berlangsung, sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar tanpa adanya korban jiwa.
Ia menegaskan bahwa Sat Brimob Polda NTT akan selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di NTT.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama pohon tumbang dan longsor, serta segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi situasi darurat,” pungkasnya.
Dengan selesainya kegiatan ini, situasi di Desa Munerana terpantau aman dan kondusif, serta arus lalu lintas kembali normal.
Humas Polda NTT
