Polres Nagekeo dan Brimobda NTT Buka Dapur Lapangan, Pastikan Kebutuhan Makan Pengungsi Terpenuhi
Nagekeo — Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana terus diwujudkan melalui pelayanan langsung di lapangan. Polres Nagekeo bersama BKO Sat Brimobda NTT membuka dapur lapangan di Posko Terpadu Darurat Bencana Mako Polsek Aesesa, Selasa (18/8/2026).
Dapur lapangan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang mengungsi di Lapangan Berdikari, Mbay, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan makanan siap saji selama berada di lokasi pengungsian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat jajaran kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Personel BKO Sat Brimobda NTT di Kabupaten Nagekeo bersama Polres Nagekeo dan Polsek Aesesa bahu-membahu menyiapkan makanan untuk kemudian didistribusikan langsung kepada para pengungsi.
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin mengatakan, keberadaan dapur lapangan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya ketika warga sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.
“Polri hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan. Dapur lapangan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian jajaran Polri untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya kebutuhan makanan, tetap terpenuhi,” ujar Kombes Pol. Sajimin.
Menurutnya, pelayanan kepada warga pengungsi membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh personel di lapangan. Karena itu, sinergi antara Polres Nagekeo, BKO Sat Brimobda NTT, Polsek Aesesa serta unsur terkait di Posko Terpadu terus diperkuat.
Sementara itu, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa dapur lapangan tersebut dihadirkan untuk memastikan kebutuhan makan warga pengungsi tetap terpenuhi dengan baik.
“Dapur lapangan ini kami hadirkan untuk memastikan kebutuhan makan warga pengungsi tetap terpenuhi dengan baik. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami bersama Brimob dalam membantu masyarakat di masa darurat,” ujar AKBP Rachmat.
Ia menambahkan, sinergi antara Polres Nagekeo, BKO Sat Brimobda NTT dan seluruh unsur terkait akan terus dioptimalkan dalam penanganan situasi darurat, termasuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat di lokasi pengungsian.
Di Posko Terpadu Darurat Bencana Mako Polsek Aesesa, personel tidak hanya menyiapkan makanan, tetapi juga memastikan proses pendistribusian kepada warga berjalan tertib dan lancar.
Hingga kegiatan berlangsung, dapur lapangan berjalan dengan baik. Warga pengungsi di Lapangan Berdikari, Mbay, terlihat antusias menerima layanan konsumsi yang disediakan oleh jajaran kepolisian.
Plh. Kabidhumas Polda NTT menambahkan, kondisi darurat bencana membutuhkan kehadiran aparat yang cepat, tanggap dan humanis.
“Dalam situasi seperti ini, yang paling utama adalah memastikan masyarakat merasa aman, diperhatikan dan tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus kita jaga,” pungkasnya.
Kehadiran dapur lapangan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus berada di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat bencana.
#PoldaNttPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
