Malam Hari, Polisi dan Warga Berjibaku Buka Akses Jalan Tertutup Longsor Akibat Gempa di Manggarai Timur
MANGGARAI TIMUR — Di tengah gelapnya malam, upaya membuka kembali akses jalan yang tertutup material tanah longsor terus dilakukan di Desa Wakal, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Personel kepolisian bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat turun langsung melakukan evakuasi material longsor yang menutup jalur menuju Reo, Lamba Leda, hingga Sambi Rampas.
Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, mengatakan proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat berat jenis dozer. Upaya tersebut dikebut agar akses transportasi segera kembali terbuka sehingga mobilitas warga dan proses evakuasi masyarakat dapat berjalan.
“Kami bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Timur dan dibantu segenap masyarakat saat ini berada di Desa Wakal untuk melaksanakan evakuasi tanah longsor yang menutup akses jalur menuju Reo, Lamba Leda maupun ke Sambi Rampas,” ujar AKBP Haryanto saat memantau langsung proses evakuasi.
Saat itu, jarum jam telah menunjukkan pukul 20.15 WITA. Meski malam telah larut, proses pembersihan tidak dihentikan. Polisi, pemerintah daerah, dan masyarakat tetap bekerja bersama untuk menyingkirkan material longsor dari badan jalan.
Menurut AKBP Haryanto, pembukaan akses menjadi hal penting agar jalur tersebut dapat kembali digunakan, khususnya untuk mendukung pergerakan masyarakat serta memperlancar upaya evakuasi warga yang terdampak bencana.
“Mudah-mudahan jalur bisa cepat teratasi dan bisa dilalui untuk melaksanakan evakuasi masyarakat-masyarakat,” katanya.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H menyatakan, kehadiran Kapolres bersama personel di lokasi menjadi bagian dari respons cepat kepolisian dalam menghadapi kondisi darurat akibat bencana. Tidak hanya memastikan keamanan, jajaran Polres Manggarai Timur juga ikut mendorong percepatan penanganan agar masyarakat tidak terlalu lama terisolasi akibat tertutupnya akses jalan.
"Kerja bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat pun menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Di tengah ancaman longsor dan kondisi malam yang gelap, semangat gotong royong tetap menyala demi satu tujuan: membuka kembali akses dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas", ujar Kombes Pol Sajimin.
#NttPenuhKasih #PrayForFlores
Humas Polda NTT
