Dukung Ketahanan Gizi, Wakapolri Salurkan Bansos dan Tinjau SPPG Polri di Kupang
Kupang, 29 November 2025 — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M, meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Polda NTT yang beroperasi di SPN Kupang, Sabtu (29/11/25).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata Akpol 1990, yang berfokus pada peningkatan pelayanan gizi bagi masyarakat dan lembaga pendidikan.
Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kapolda NTT Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H, serta para pejabat utama Polda NTT. Turut mendampingi rombongan Wakapolri sejumlah pejabat tinggi Polri, antara lain Irjen Pol Umar Effendi (Dosen Kepolisian Utama TK.I STIK Lemdiklat Polri), Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga (Kakorsabhara Baharkam Polri), Irjen Pol Iman Prijantoro (Anjak Itwasum Bid Jemen Ops), dan Brigjen Pol Agung Julianto (Karorenmin Baharkam Polri).

SPPG SPN Kupang Telah Menyalurkan Ribuan MBG ke Masyarakat
Hingga saat ini, program Menu Bergizi (MBG) dari SPPG Polri SPN Kupang Polda NTT telah disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan dan layanan masyarakat, di antaranya SMK Negeri 1 Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, TK Kemala Bhayangkari, PAUD Belajar Mandiri, Posyandu Mawar dan Posyandu Kemala Bhayangkari.
Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Wakapolri Apresiasi Kinerja SPPG SPN Kupang
Dalam peninjauannya, Wakapolri memberikan apresiasi atas capaian SPPG SPN Kupang yang baru berjalan empat bulan, namun telah menunjukkan progres signifikan.
“SPPG di SPN Kupang ini baru berjalan 4 bulan. Saya lihat menu-menunya bagus, banyak mengangkat kekhasan daerah. Menu Nusantara juga sudah kita siapkan sebagai acuan untuk SPPG yang ada di seluruh provinsi,” ujar Wakapolri.
Beliau juga menerangkan bahwa pembangunan SPPG Polri merupakan mandat langsung dari Presiden, yang kemudian ditindaklanjuti melalui perintah Kapolri.
“Dengan petunjuk Bapak Presiden, Bapak Kapolri memerintahkan Polri untuk membangun SPPG. Untuk NTT mendapat mandat membangun 28 SPPG,” jelasnya.
Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.100 SPPG pada tahun ini, dan 400 SPPG pada tahun berikutnya, sehingga total menjadi 1.500 SPPG di seluruh Indonesia.

Pengawasan Ketat Standar Kualitas Makanan
Wakapolri menegaskan bahwa seluruh produk yang dihasilkan SPPG Polri berada di bawah standar pengawasan ketat.
“Standarisasi pengawasan dari Polri sangat ketat. Semua produk makanan yang dihasilkan SPPG harus diperiksa oleh Dokkes untuk memitigasi risiko keracunan dan sebagainya,” tegasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh menu yang dikonsumsi masyarakat aman, bergizi, dan memenuhi standar kesehatan.
Penyerahan Bantuan Sosial kepada Relawan
Pada kesempatan tersebut, Wakapolri juga menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada para relawan SPPG SPN Polda NTT sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mendukung pelayanan gizi Polri bagi masyarakat.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, dan memperluas jangkauan pelayanan sosial di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Humas Polda NTT
