Polda NTT Tampung Curahan Hati Warga Oebufu, Bahas Miras, Pesta Larut Malam hingga Keamanan Lingkungan
KUPANG – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menunjukkan pendekatan humanis melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar di rumah Ketua RT 021 RW 05, Bapak Wilimatus, di Jalan Fatnai, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan jajaran kepolisian untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di lingkungan sekitar.

Personel dari berbagai satuan kerja Polda NTT turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ditkrimsus, Ditintelkam, Ditbinmas, Satbrimob, Bidpropam, Bidhumas, Biro Logistik, Yanma, hingga personel Polsek Oebobo.
Mewakili Polda NTT, Ps. Kabag Bekum Biro Logistik Polda NTT Kompol Jhony Shiombing menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, maupun harapan warga.

“Polri hadir untuk mendengarkan curahan hati masyarakat sekaligus mencari solusi bersama demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Kompol Jhony Shiombing saat membuka kegiatan.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, mulai dari pesta yang berlangsung hingga larut malam, peredaran minuman keras, keamanan lingkungan, hingga harapan agar Bhabinkamtibmas lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Pendeta Gerson Noelaka menyoroti pentingnya penertiban pesta yang melewati batas waktu serta pengawasan terhadap minuman keras yang dinilai sering memicu gangguan keamanan.
Sementara warga bernama Niko mengapresiasi situasi kamtibmas yang relatif baik, namun berharap penanganan kegiatan pesta dengan musik keras hingga dini hari dapat lebih dimaksimalkan.
Curahan hati juga datang dari Jhony Muskanan yang mempertanyakan keberadaan sejumlah pos polisi di Kota Kupang yang dinilai kurang aktif serta meminta kehadiran Bhabinkamtibmas lebih dirasakan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat ada masalah, tetapi menjadi bagian dari kehidupan warga sehari-hari,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Kompol Jhony Shiombing menjelaskan bahwa aturan mengenai batas waktu pesta telah diatur melalui Peraturan Wali Kota dengan batas aktivitas hiburan hingga pukul 24.00 WITA.
Ia mengakui bahwa penertiban pesta dan miras membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat.
“Terkadang penertiban miras terkendala budaya masyarakat. Karena itu peran warga sangat penting untuk memberikan informasi kepada kepolisian apabila terjadi gangguan kamtibmas,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan Call Center 110 agar polisi dapat segera merespons setiap laporan warga.
Dialog semakin hidup saat warga lain, Niken Parikaes, menyampaikan keresahan terkait keamanan lingkungan sekolah dan meminta patroli polisi lebih ditingkatkan hingga ke wilayah pemukiman dalam.
Sementara Mama Frederika Niti mengaku warga sering merasa tidak aman saat acara pesta karena adanya kelompok warga mabuk yang kerap memicu keributan.
Menjawab hal tersebut, pihak kepolisian memastikan patroli lingkungan dan kehadiran Bhabinkamtibmas akan terus diperkuat guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolsek Kota Raja yang turut hadir juga memastikan sejumlah pos polisi di Kota Kupang mulai diaktifkan kembali secara bertahap untuk meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Selain itu, masyarakat diajak membangun komunikasi aktif melalui grup WhatsApp lingkungan agar informasi terkait gangguan keamanan dapat lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti.
Kegiatan Jumat Curhat yang berlangsung hingga pukul 11.00 WITA tersebut ditutup dengan foto bersama dalam suasana penuh keakraban.
Melalui forum sederhana itu, Polda NTT kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendengar suara masyarakat sekaligus membangun sinergitas demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Kupang.
#PoldaNttPenuhKasih
Humas Polda NTT
