Polda NTT Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi di Palue Sikka, Kapal Ditpolairud Dikerahkan

Polda NTT Salurkan Bantuan Korban Gempa Bumi di Palue Sikka, Kapal Ditpolairud Dikerahkan

SIKKA, NTT – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi di wilayah Kabupaten Sikka. Bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga korban bencana di Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, dengan menggunakan kapal milik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT, Minggu (16/8/26).

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sikka. Pengiriman bantuan melalui jalur laut menjadi langkah strategis mengingat kondisi geografis Pulau Palue yang membutuhkan akses transportasi laut untuk menjangkau masyarakat terdampak.

Bantuan yang dikirimkan merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri bersama pemerintah daerah bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana alam. Proses pengangkutan dan pendistribusian bantuan dilakukan dengan memperhatikan keamanan serta kelancaran perjalanan hingga bantuan tiba dan diterima masyarakat di Desa Nitung Lea.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa jajaran Polda NTT akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana yang membutuhkan penanganan dan bantuan secara cepat.

“Polri bersama pemerintah daerah akan terus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya saudara-saudara kita di Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pernyataan Kapolda NTT.

Menurutnya, kondisi geografis wilayah kepulauan tidak boleh menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Karena itu, pemanfaatan sarana transportasi laut milik Ditpolairud Polda NTT menjadi bagian penting dalam mendukung mobilisasi bantuan menuju wilayah terdampak.

“Kami memastikan bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penggunaan kapal Ditpolairud Polda NTT merupakan bagian dari dukungan kepolisian dalam mempercepat mobilisasi bantuan menuju lokasi bencana yang aksesnya melalui jalur laut,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Wakapolres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, S.I.K., bersama Forkopimda juga memastikan proses pengantaran bantuan berjalan dengan aman dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Polda NTT menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dalam setiap situasi bencana, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk membantu masyarakat serta mendukung proses penanganan di lapangan.

Penyaluran bantuan ke Desa Nitung Lea, Kecamatan Palue, menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanusiaan dan gotong royong terus dikedepankan dalam menghadapi bencana, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.