Polda NTT Kawal Distribusi Logistik Gempa ke Pulau Palue, Bantuan Dikirim Melalui KM Ile Ape
SIKKA — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bersama TNI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, tenaga kesehatan dan berbagai unsur terkait terus bergerak memastikan bantuan kemanusiaan pascagempa bumi menjangkau masyarakat terdampak, termasuk warga di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
Pada Senin (17/8/2026), pendistribusian bantuan kemanusiaan dilakukan melalui Pelabuhan Feri Kewapante menggunakan Kapal Feri KM Ile Ape. Kapal bertolak sekitar pukul 12.00 Wita menuju Pulau Palue dengan membawa logistik sekaligus tim gabungan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak bencana.
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan dapat segera terpenuhi.
"Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus bergerak memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Distribusi ke Pulau Palue ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pascabencana," ujar Kombes Pol Sajimin.
Sebanyak empat unit truk membawa logistik hingga menuju Pulau Palue. Sementara sejumlah kendaraan lainnya hanya mengantarkan bantuan sampai ke kapal, kemudian kembali.
Berbagai kebutuhan masyarakat dikirim dalam kegiatan tersebut. Bantuan dari BPBD Kabupaten Sikka antara lain 1.680 kilogram beras, 60 paket sembako, 44 dos air minum kemasan, 56 dos air mineral botol 1,5 liter, 150 liter minyak goreng, 48 papan telur, 20 dos mi, 273 selimut, 400 matras, 100 kotak hygiene kit, 100 kids ware, enam unit genset dan 1.500 tenda keluarga berukuran 4x4 meter.
Bantuan juga mencakup kebutuhan bayi dan perempuan, yakni 40 buah popok bayi, 48 buah bubur bayi, 40 botol minyak kayu putih, 24 botol minyak telon serta 100 buah pembalut.
Dari Kementerian Sosial RI, bantuan yang dikirim berupa 2,5 ton beras dan 55 ikat telur. Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mengirim berbagai perlengkapan medis, antara lain alat suntik, benang medis, kateter, 2.000 masker, serta infus set untuk dewasa dan anak.
Kegiatan tersebut turut melibatkan personel Polri dari Kompi 4 Batalyon B Pelopor, TNI, BNPB Pusat, Kementerian Sosial RI, IDI Kabupaten Sikka, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, Dinas Perhubungan, ASDP, unsur pemerintah daerah, Politeknik Cristo Re Maumere serta kru media.
Kombes Pol Sajimin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan bencana, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga dalam pelayanan dan percepatan pemulihan masyarakat.
"Yang paling utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan secara cepat, tepat dan merata. Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pihak untuk membantu masyarakat melewati masa sulit pascabencana," tegasnya.
Pendistribusian logistik berlangsung aman dan lancar. Kapal KM Ile Ape berangkat menuju Pulau Palue pada pukul 12.00 Wita dengan membawa bantuan dan tim gabungan. Seluruh rangkaian kegiatan di Pelabuhan Feri Kewapante terpantau aman dan kondusif.
#PoldaNTTPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
