Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, Kapolres TTU Silaturahmi dengan Kajari, Dandim, dan Danyon TP 877 Biinmaffo

Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, Kapolres TTU Silaturahmi dengan Kajari, Dandim, dan Danyon TP 877 Biinmaffo

Kefamenanu – Komitmen menjaga keamanan dan memperkuat sinergitas antarlembaga di wilayah perbatasan kembali ditegaskan melalui pertemuan silaturahmi yang melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri TTU itu dihadiri langsung oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., Kepala Kejaksaan Negeri TTU Andri Tri Wibowo, S.H., M.Hum., Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., serta Komandan Yonif TP 877 Biinmaffo Letkol Inf. Muhammad Sandi Helly Wijaya.

Kehadiran para pimpinan lembaga tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kabupaten TTU yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote mengatakan silaturahmi lintas institusi merupakan langkah penting untuk mempererat komunikasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah perbatasan.

"Keamanan wilayah perbatasan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polri, TNI, Kejaksaan, serta seluruh unsur Forkopimda harus terus dipelihara agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini," ujar AKBP Eliana Papote.

Dalam suasana penuh keakraban, para pimpinan membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan koordinasi penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga pengawasan wilayah perbatasan agar tetap aman dan kondusif.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan antarlembaga melalui langkah-langkah preventif, meningkatkan koordinasi dalam penanganan berbagai potensi gangguan kamtibmas, serta membangun respons yang cepat dan terpadu dalam menjaga keamanan wilayah.

Menurut Kapolres, soliditas antarinstansi merupakan modal utama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perbatasan.

"Kami ingin memastikan sinergi yang telah terjalin baik ini terus diperkuat. Dengan kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi secara terpadu sehingga masyarakat merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan kepastian hukum," tegasnya.

Rangkaian silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejaksaan Negeri TTU sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, serta keutuhan wilayah perbatasan Indonesia.

#NttPenuhKasih