Karendal Ops Ketupat Turangga 2026: Angka Laka Lantas dan Kriminalitas di NTT Turun Signifikan, Bukti Nyata NTT Penuh Kasih

Karendal Ops Ketupat Turangga 2026: Angka Laka Lantas dan Kriminalitas di NTT Turun Signifikan, Bukti Nyata NTT Penuh Kasih

Kota Kupang, NTT – Pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026 di wilayah hukum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) resmi mencatatkan capaian yang sangat positif. Di bawah kepemimpinan Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., seluruh rangkaian pengamanan arus mudik, balik, hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung dalam suasana yang kondusif, aman, dan penuh kedamaian di Bumi Flobamora.

​Keberhasilan ini merupakan hasil dari orkestrasi strategi yang matang oleh Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Jhony Afrizal Sharifudin, S.I.K., M.H., selaku Karendal Ops (Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi). 

Melalui manajemen operasional yang presisi, serta optimalisasi kinerja Dirlantas Polda NTT, Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmy, S.I.K., M.H., stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dapat terjaga dengan sangat baik. Dedikasi para Kapolresta dan Kapolres Jajaran sebagai garda terdepan turut memastikan semangat "NTT Penuh Kasih" hadir nyata dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Analisis Data: Penurunan Laka Lantas dan Kriminalitas

​Berdasarkan rekapitulasi data resmi yang disampaikan oleh Karendal Ops untuk periode 13 hingga 19 Maret 2026 (H+7), berbagai indikator menunjukkan tren positif yang signifikan dalam menjamin keselamatan publik.

​Penurunan Angka Laka Lantas: Melalui pengawasan ketat di titik rawan, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan dari 39 kejadian menjadi 38 kejadian, atau mengalami penurunan sebesar 2,5%.

​Penurunan Angka Kriminalitas: Strategi preventif yang masif berhasil menurunkan angka kejahatan dari 305 kasus menjadi 300 kasus (turun 1,64%).

​Intensitas Kehadiran Personel: Polri hadir aktif di tengah warga dengan pelaksanaan 560 kegiatan preemtif dan 653 kegiatan preventif.

​Manajemen Mobilitas: Arus mudik melalui jalur laut sebanyak 19.589 penumpang serta jalur udara terkendali dengan tertib tanpa gangguan berarti di seluruh pintu masuk wilayah NTT.

Sinergitas Lintas Sektoral dan Narasi "NTT Penuh Kasih"

​Keberhasilan ini juga merupakan buah dari sinergitas lintas sektoral yang solid antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait. Karendal Ops memastikan setiap instruksi pimpinan diterjemahkan dengan baik oleh para Kapolresta dan Kapolres Jajaran melalui pendekatan humanis di pos-pos pengamanan.

​Semangat "NTT Penuh Kasih" menjadi landasan utama personel dalam melayani masyarakat, sehingga kehadiran aparat mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik, sejalan dengan visi Polri yang Presisi.

​Melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., Kapolda NTT menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja kolektif seluruh personel di bawah kendali operasi yang terstruktur.

​“Keberhasilan Operasi Ketupat Turangga 2026 adalah bukti nyata dedikasi, manajemen operasional yang tepat dari Karendal Ops, dan sinergitas seluruh personel. Kami bersyukur angka kecelakaan dan kriminalitas dapat ditekan, sehingga warga bisa merayakan Lebaran dengan tenang,” ujar Kabid Humas mewakili Kapolda NTT.

​Beliau menambahkan bahwa pelayanan yang profesional, responsif, dan penuh kasih merupakan prioritas utama. “Keamanan ini adalah hasil dari kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi di wilayah kita.”

​Kapolda NTT menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Karo Ops selaku Karendal Ops, Dirlantas, serta seluruh Kapolresta dan Kapolres jajaran yang telah bekerja tanpa lelah. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh warga NTT yang telah berperan aktif menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

​"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Kemenangan ini adalah milik kita bersama. Mari terus jaga semangat persaudaraan dan kasih di Bumi Flobamora demi Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan aman."