Kapolres Manggarai Turun Langsung Pantau Pengungsi Gempa di Reok, Pastikan Bantuan dan Keamanan Terpenuhi

Kapolres Manggarai Turun Langsung Pantau Pengungsi Gempa di Reok, Pastikan Bantuan dan Keamanan Terpenuhi

MANGGARAI — Respons cepat jajaran Polri dalam menangani dampak gempa bumi di Flores terus dilakukan. Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., turun langsung meninjau kondisi masyarakat terdampak di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Minggu (16/8/2026).

Sekitar pukul 11.30 WITA, Kapolres tiba di Posko Pengungsian Lapangan Barangkolong, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok. Kedatangannya disambut Camat Reok Rita Udin, S.P., Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., Kasat Polairud AKP Yosef Suyitno Soloilur, Danramil 1612-02 Reo Peltu Lasiman serta Danpos TNI-AL Serka Alfianus Gunawan Bangkur.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan pelayanan, keamanan, proses evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berjalan dengan baik.

Dalam kunjungan itu, Kapolres Manggarai menyerahkan bantuan berupa 20 dus mi instan dan 20 dus air mineral kepada Camat Reok untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.

Selain kebutuhan makanan dan air minum, Kapolres juga memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan bagi pengungsi, khususnya anak-anak, lanjut usia serta warga yang membutuhkan penanganan medis.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Personel harus hadir, membantu warga, memastikan proses evakuasi berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan secara cepat, humanis serta responsif,” tegas AKBP Levi Defriansyah.

Kapolres juga menginstruksikan personel yang bertugas agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan maupun kondisi darurat lainnya. Koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI dan seluruh unsur terkait diminta terus diperkuat.

Cek Infrastruktur Terdampak Gempa

Usai meninjau posko pengungsian, Kapolres Manggarai melanjutkan pengecekan sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana.

Beberapa ruas jalan dilaporkan mengalami putus total akibat longsor pascagempa. Sementara itu, Jembatan Wae Pesi yang menghubungkan wilayah Reo dengan Ruteng juga mengalami keretakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena akses jalan dan jembatan sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, petugas, serta distribusi bantuan bagi warga terdampak.

Kapolres kemudian mengecek Lapangan Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, yang direncanakan menjadi lokasi helipad untuk mendukung kunjungan kerja Kapolri dan Ketua Komisi XI DPR RI di Kabupaten Manggarai pada Selasa (18/8/2026).

Di lokasi tersebut, personel Polsek Reo diarahkan memastikan kesiapan area helipad dan lingkungan sekitar. Personel juga diminta melakukan penyiraman pada landasan untuk mengurangi debu serta memastikan lokasi aman dan layak digunakan.

Selain itu, satu unit tenda pleton disiapkan di lokasi pengungsian sebagai tempat penampungan sementara sekaligus mendukung kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Polda NTT Pastikan Polri Hadir di Tengah Pengungsi

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah cepat jajaran Polres Manggarai dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

“Bapak Kapolda NTT telah menekankan kepada seluruh jajaran agar hadir langsung di tengah masyarakat terdampak. Kehadiran personel harus memberikan rasa aman sekaligus memastikan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan dan proses evakuasi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Kombes Pol Sajimin.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan sinergi seluruh unsur, sehingga koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD dan elemen terkait harus terus diperkuat.

“Polri tidak bekerja sendiri. Semua unsur harus bergerak bersama untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan terbaik. Personel juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan potensi kerawanan pascagempa,” katanya.

Kombes Pol Sajimin juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan. Jika ada instruksi untuk melakukan evakuasi, masyarakat di wilayah rawan harus segera mengikutinya demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Manggarai menegaskan seluruh jajaran Polres Manggarai akan terus disiagakan selama masa penanganan pascabencana.

“Kami memastikan Polres Manggarai dan seluruh jajaran terus siaga. Keselamatan warga menjadi yang utama. Kami akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” pungkasnya.

Kehadiran langsung Kapolres Manggarai di tengah para pengungsi menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi situasi sulit seorang diri. Mulai dari evakuasi, pengamanan, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemulihan infrastruktur, seluruh langkah dilakukan secara terkoordinasi dan humanis.

#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT