Kapolda NTT Resmikan 8 Titik Sumur Bor di Kota Kupang, Wujud Kepedulian Polri terhadap Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Kapolda NTT Resmikan 8 Titik Sumur Bor di Kota Kupang, Wujud Kepedulian Polri terhadap Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Kota Kupang, NTT – Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., meresmikan delapan titik sumur bor bantuan untuk masyarakat di Kota Kupang, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peresmian yang dipusatkan di RT 005/RW 003, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, tersebut menjadi bagian dari program bantuan pembangunan sumur bor yang diinisiasi Kapolda NTT untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda NTT didampingi Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Eva Guna Pandia, S.I.K., M.H., M.M., serta Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. Turut hadir Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H., unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, para ketua RT dan RW setempat, Ketua RT 005 Yohan Kevi, serta masyarakat Kelurahan Belo dan para siswa-siswi sekolah dasar setempat.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Kehadiran masyarakat, unsur pemerintah, serta jajaran kepolisian menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar warga.

Pembangunan sumur bor ini merupakan bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempermudah warga memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Secara keseluruhan, terdapat 34 titik sumur bor bantuan Kapolda NTT yang dibangun di wilayah Kota Kupang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 titik telah diresmikan sebelumnya, sedangkan delapan titik diresmikan pada Rabu (30/9/2026). Dengan demikian, setelah peresmian ini, masih terdapat tujuh titik yang belum diresmikan dari total pembangunan tersebut.

Peresmian delapan titik sumur bor ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda NTT, dilanjutkan dengan pengguntingan pita serta penyalaan air untuk pertama kalinya. Momen tersebut menjadi tanda dimulainya pemanfaatan fasilitas air bersih bagi masyarakat penerima manfaat.

Selain meresmikan sumur bor, Kapolda NTT juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga di wilayah tersebut.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda NTT menyampaikan bahwa program bantuan sumur bor ini merupakan wujud kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Bantuan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Bapak Kapolda NTT terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh akses air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat kewilayahan, hingga masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

“Polri hadir bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga untuk membangun kedekatan dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, karena kebutuhan masyarakat merupakan perhatian kita bersama,” tambahnya.

Kabidhumas juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas sumur bor secara bijak serta menjaga kebersihan dan kelestariannya agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, sumur bor ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi sarana yang mempererat hubungan antara Polri dan warga. Mari kita rawat bersama fasilitas yang telah dibangun ini demi kepentingan bersama,” tutupnya.

Melalui program pembangunan sumur bor tersebut, Polda NTT terus menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu meringankan kesulitan masyarakat dalam memperoleh air bersih serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang aman, harmonis, dan sejahtera.