Kapolda NTT Latih Mental Personel Brimob Lewat Terapi USEFT, Tekankan Kesehatan Psikologis dan Keluarga Harmonis
Kupang, NTT – Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan kerja ke Mako Brimobda NTT, Senin (4/5/2026), yang diisi dengan arahan strategis sekaligus pelatihan terapi kesehatan mental USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique) bagi seluruh personel.
Kedatangan Kapolda NTT yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT Vily Rudi Darmoko disambut hangat oleh jajaran Brimob. Turut hadir mendampingi, Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Dr. H. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum., Karolog Polda NTT Kombes Pol Aldinan R.J. Hanter Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., serta Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Dansat Brimobda NTT Kombes Pol Afrizal Asri, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut yang dinilai sebagai kehormatan besar sekaligus motivasi bagi seluruh personel.
“Keluarga besar Brimobda NTT mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolda. Ini merupakan kehormatan dan motivasi bagi kami. Kunjungan ini sudah lama kami nantikan,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan kondisi satuan yang saat ini memiliki kekuatan sekitar 1.149 personel dari DSPP 2.500 orang. Meski masih terdapat keterbatasan, pihaknya menegaskan komitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami adalah pasukan elit Polri, dan di NTT kami siap menjadi garda terdepan. Harapan kami ke depan adanya penambahan personel serta pembangunan Mako Brimob yang representatif,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan, Kapolda NTT turut memberikan penghargaan kepada empat personel berprestasi Brimobda NTT, serta menyerahkan tali asih kepada perwakilan warakawuri dan anak yatim sebagai bentuk kepedulian institusi.
Suasana semakin interaktif saat Kapolda memberikan kuis kepada personel, khususnya Bintara dan Tamtama, yang disambut antusias.

Puncak kegiatan diisi dengan pelatihan terapi USEFT, sebuah metode penyembuhan psikologis berbasis sistem meridian tubuh dengan teknik mengetuk titik tertentu sambil mengucapkan afirmasi positif. Teknik ini dikenal efektif untuk meredakan stres, kecemasan, hingga trauma emosional.
Pelatihan tersebut dipandu langsung oleh Ny. Vily Rudi Darmoko bersama praktisi berpengalaman Agus E.H., Direktur SBMS dan Tim.
Dalam arahannya, Kapolda NTT menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental, khususnya bagi anggota Brimob yang memiliki tingkat risiko dan tekanan tinggi dalam tugas.
“Jangan membandingkan diri dengan orang lain. Bandingkan diri kita hari ini dengan diri kita di masa lalu. Sekecil apapun pencapaian harus disyukuri agar membawa kebahagiaan,” pesannya.

Ia juga mengangkat kisah inspiratif seorang Bhayangkari yang mampu membesarkan empat anak seorang diri saat suaminya bertugas di daerah konflik, sebagai contoh ketangguhan keluarga anggota Polri.
Kapolda menegaskan bahwa kebahagiaan anggota menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya.
“Saya ingin anggota saya bahagia. Dengan mental yang sehat, kinerja akan maksimal, dan keluarga pun harmonis,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memperkenalkan program “Rumah Bahagia” di Polda NTT sebagai wadah terapi dan pemulihan mental bagi anggota maupun keluarga.
“Jangan malu datang ke Rumah Bahagia. Mereka yang datang adalah pejuang kesehatan mental,” ujarnya.

Melalui pelatihan USEFT ini, Kapolda berharap ke depan setiap satuan, termasuk Brimob, memiliki personel yang mampu menjadi terapis mandiri, sehingga dapat membantu rekan kerja, keluarga, hingga masyarakat luas.
Kegiatan ditutup dengan praktik langsung terapi USEFT yang diikuti penuh antusias oleh seluruh peserta, sebagai langkah konkret membangun personel Polri yang tangguh secara mental, profesional dalam tugas, serta harmonis dalam kehidupan keluarga.
Humas Polda NTT
