Tes Urin Mendadak di Sat Brimob, 237 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

Tes Urin Mendadak di Sat Brimob, 237 Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

Kupang – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur terus memperkuat komitmen pemberantasan narkoba melalui pengawasan internal di lingkungan kepolisian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkoba terhadap personel Satuan Brimob Polda NTT.

Kegiatan pemeriksaan urin tersebut dilaksanakan di Aula Brimob Polda NTT pada Kamis (5/3/2026) pukul 07.45 Wita, dengan melibatkan ratusan personel Brimob.

Kabidhumas Polda NTT Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa tes urin ini merupakan bagian dari upaya pencegahan serta pengawasan internal guna memastikan seluruh anggota Polri bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Tes urin ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan seluruh personel tetap menjaga integritas dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Diperiksa 237 Sampel Urin

Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Biddokkes Polda NTT dengan menggunakan alat uji GLORY Diagnostics yang memiliki enam parameter pemeriksaan, yakni amphetamine, methamphetamine, morphine, cocaine, THC (ganja), dan benzodiazepam.

Dari total 237 sampel urin yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diuji negatif narkoba. Ini menjadi bukti bahwa personel tetap menjaga disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” jelas Kabidhumas.

Komitmen Jaga Integritas Personel

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polda NTT dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, sekaligus memastikan aparat penegak hukum bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Menurut Kombes Pol Henry Novika Chandra, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh satuan kerja dan jajaran kepolisian di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Pengawasan internal seperti ini penting untuk memastikan seluruh personel Polri tetap profesional, berintegritas, dan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.