Polres Kupang Kota Bekali 100 Siswa Saka Bhayangkara dengan Keterampilan 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas

Polres Kupang Kota Bekali 100 Siswa Saka Bhayangkara dengan Keterampilan 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas

Kupang, NTT — Sebanyak 100 siswa Saka Bhayangkara mengikuti kegiatan pembinaan dan pelatihan dasar kepolisian berupa materi 12 gerakan pengaturan lalu lintas yang dilaksanakan di Mako Polres Kupang Kota, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 15.30 Wita hingga selesai tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda, khususnya anggota Saka Bhayangkara, agar memiliki pengetahuan, pemahaman, serta keterampilan dasar dalam bidang lalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai gerakan tangan yang digunakan dalam pengaturan lalu lintas. Materi diberikan secara teori dan praktik sehingga para siswa tidak hanya memahami fungsi setiap gerakan, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan benar.

Pembinaan ini diharapkan dapat menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta kesadaran berlalu lintas sejak dini. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana positif dalam membentuk karakter generasi muda yang tertib dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembinaan terhadap anggota Saka Bhayangkara merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan generasi muda.

“Pembinaan Saka Bhayangkara bukan hanya memberikan pengetahuan tentang tugas-tugas kepolisian, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan dalam berlalu lintas. Pemahaman 12 gerakan pengaturan lalu lintas diharapkan dapat menjadi keterampilan dasar yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Kabidhumas Polda NTT menyampaikan pesan Kapolda NTT.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pembinaan seperti ini merupakan investasi penting bagi terciptanya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Para siswa Saka Bhayangkara diharapkan dapat menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia dini,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap materi dan praktik yang diberikan. Dengan jumlah peserta mencapai 100 orang, kegiatan berlangsung secara tertib, aman dan lancar.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta Saka Bhayangkara dapat memahami serta mempraktikkan 12 gerakan pengaturan lalu lintas dengan baik. Pembinaan tersebut juga diharapkan semakin meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran para peserta dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pembinaan ditutup dalam suasana aman dan kondusif. Polres Kupang Kota terus mendorong kegiatan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus menciptakan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.