Polisi Jadi Inspektur Upacara di SMPN 18 Kupang, Tanamkan Disiplin dan Jauhi Narkoba Sejak Dini
Kupang – Upaya membentuk karakter generasi muda terus dilakukan Polda Nusa Tenggara Timur melalui kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah. Salah satunya terlihat saat personel Ditpamobvit Polda NTT menjadi inspektur upacara di SMP Negeri 18 Kupang, Senin (13/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, AKP Jhonry Suryantho, S.H., M.H., yang menjabat sebagai Panit Subdit Wisata Ditpamobvit Polda NTT, bertindak sebagai inspektur upacara dan memberikan pembinaan langsung kepada para pelajar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah personel Polda NTT, di antaranya IPDA Samri Nenotek, S.H., AIPDA Endi Boko selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Fatukoa, serta beberapa personel lainnya dari Ditpamobvit.
Dalam amanatnya, AKP Jhonry menekankan pentingnya menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok, konsumsi minuman keras, hingga pergaulan bebas.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menghabiskan waktu secara berlebihan dengan bermain ponsel maupun game, melainkan lebih fokus pada pendidikan sebagai bekal masa depan.
“Adik-adik harus mulai mempersiapkan diri sejak sekarang. Hindari kebiasaan buruk dan fokuslah pada belajar agar bisa meraih cita-cita,” pesannya di hadapan para siswa.
Selain itu, para pelajar juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan kekerasan maupun perkelahian di lingkungan sekolah. Ia menegaskan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Dalam kesempatan tersebut, siswa juga diajak untuk berani melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan kekerasan maupun pelecehan, khususnya terhadap pelajar perempuan, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol Sudartomo, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang diinisiasi Kapolda NTT dalam membangun generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada para pelajar agar memiliki kesadaran hukum, menjauhi perilaku menyimpang, serta tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran anggota Polri di sekolah tidak hanya sebagai simbol kedisiplinan, tetapi juga sebagai sahabat pelajar yang siap memberikan pembinaan dan perlindungan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat semakin memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas.
#PoldaNTTPenuhKasih
Humas Polda NTT
