Perhatian Penuh Kapolda NTT, Kabid Dokkes Pastikan Identifikasi Jenazah KM Putri Sakinah Sesuai Standar DVI Interpol

Perhatian Penuh Kapolda NTT, Kabid Dokkes Pastikan Identifikasi Jenazah KM Putri Sakinah Sesuai Standar DVI Interpol

Labuan Bajo — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur memastikan bahwa satu jenazah yang ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, telah teridentifikasi secara ilmiah dan profesional melalui prosedur Disaster Victim Identification (DVI) sesuai standar Interpol.

Jenazah tersebut ditemukan pada Minggu pagi (4/1/2026) saat operasi pencarian hari ke-9 korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT, dengan membandingkan data ante mortem (AM) dari keluarga dan kedutaan, serta data post mortem (PM) hasil pemeriksaan medis forensik.

“Identifikasi dilakukan dengan sangat hati-hati, mengedepankan prinsip ilmiah dan kemanusiaan. Tim DVI mengumpulkan dan mencocokkan data primer dan sekunder sesuai protokol Interpol,” jelas Kombes Pol Henry.

Ia menambahkan, meskipun data primer seperti sidik jari tidak dapat digunakan secara optimal akibat kondisi jenazah, Tim DVI berhasil memperoleh kecocokan kuat pada sejumlah data sekunder, baik fisik maupun properti yang melekat pada korban.

“Ditemukan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem, antara lain jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus berupa tato, serta properti personal seperti cincin dan jam tangan. Seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Kabidhumas menegaskan bahwa sesuai standar DVI Interpol, identifikasi korban dapat dinyatakan terkonfirmasi apabila terdapat kecocokan dua atau lebih data sekunder yang kuat, meskipun data primer terbatas.

Saat ini, jenazah berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan, sembari menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.

Polda NTT menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, serta memastikan bahwa operasi pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Apabila ada informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan pencarian, agar segera disampaikan kepada petugas atau posko SAR,” tutup Kombes Pol Henry.