Polda NTT Gelar Jumat Curhat di Kelurahan Belo, Warga Sampaikan Keluhan Kamtibmas hingga Fasilitas Umum
Kupang — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (30/1/2026) mulai pukul 09.00 Wita, bertempat di Panti Asuhan Generasi Pengubah, RT 20 RW 01, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut dipimpin oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda NTT Kompol Dwi Ismawar dan diikuti sekitar 50 orang warga Kelurahan Belo. Turut hadir perwakilan Pejabat Utama (PJU) Polda NTT dari masing-masing satuan kerja, Lurah Belo, Kapolsek Maulafa, para ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Lurah Belo menyampaikan apresiasi kepada Polda NTT atas pelaksanaan kegiatan Jumat Curhat yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Polda NTT. Melalui kegiatan ini, warga dapat menyampaikan langsung unek-unek dan keluhan. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kompol Dwi Ismawar menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendengar langsung suara masyarakat.
“Kami hadir untuk mendengar curahan hati warga, baik permasalahan keamanan, ketertiban, maupun keluhan sosial yang dialami dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Pada sesi tanya jawab, warga menyampaikan beragam persoalan, mulai dari maraknya pencurian oleh anak di bawah umur, pencurian ternak, permintaan lampu jalan dan sumur bor, keberadaan pos polisi di Terminal Belo, pesta yang berlangsung hingga larut malam, hingga penggunaan sepeda listrik oleh anak-anak di jalan raya yang dinilai membahayakan keselamatan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, perwakilan Polda NTT dan Polsek Maulafa memberikan penjelasan dan solusi. Kapolsek Maulafa menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, serta siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pesta yang melampaui batas waktu.
Lurah Belo juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan pos ronda dan Siskamling sebagai langkah pencegahan kejahatan di lingkungan.
Sementara itu, terkait keluhan program Makan Bergizi Gratis yang dinilai tidak sesuai standar, masyarakat diarahkan untuk mendokumentasikan temuan tersebut dan melaporkannya melalui mekanisme pengawasan yang berlaku.
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan sarana penting untuk membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
“Melalui Jumat Curhat, Polda NTT ingin hadir sebagai mitra masyarakat. Setiap masukan dan keluhan akan kami catat dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Komunikasi seperti ini penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Henry.
Kegiatan Jumat Curhat Polda NTT berakhir sekitar pukul 11.30 Wita dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.
Humas Polda NTT
