Malam Puncak Bazar UMKM HUT Bhayangkara ke-80 Polda NTT Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Lapangan Bhayangkara

Malam Puncak Bazar UMKM HUT Bhayangkara ke-80 Polda NTT Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Lapangan Bhayangkara

Kupang, Minggu (5/7/2026) – Puncak kemeriahan Bazar UMKM dan Pasar Murah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Nusa Tenggara Timur berlangsung semarak. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi Lapangan Bhayangkara Polda NTT untuk menikmati malam penutupan yang dipenuhi hiburan, kebersamaan, sekaligus dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut dihadiri Danrem 161/Wira Sakti, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTT, perwakilan Forkopimda NTT, Wakapolda NTT, Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus, para Pejabat Utama Polda NTT, personel Polda NTT, serta masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya.

Suasana malam penutupan semakin meriah dengan penampilan artis dan musisi lokal. Kehadiran Ecko Show dan Alfred Gare & Pax Group sukses menghibur ribuan pengunjung yang memadati arena bazar. Alunan musik, tawa, dan antusiasme masyarakat menjadi penutup manis rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polda NTT.

Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri kebersamaan yang terjalin selama penyelenggaraan bazar dan pasar murah tersebut.

"Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena malam hari ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan pada malam puncak Bazar UMKM dan Pasar Murah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80," ujar Kapolda.

Kapolda mengatakan, Hari Bhayangkara bukan sekadar momentum mengenang perjalanan pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara nyata.

Menurutnya, penyelenggaraan bazar UMKM merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Polda NTT dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama roda perekonomian daerah.

"Kita memahami bahwa pelaku UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Dari usaha-usaha kecil inilah lahir semangat kemandirian, kreativitas, sekaligus terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya.

Kapolda menjelaskan, melalui kegiatan tersebut Polda NTT ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat.

"Kami percaya produk-produk lokal Nusa Tenggara Timur memiliki kualitas yang mampu bersaing apabila terus didukung dan diberi kesempatan untuk berkembang. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan produk-produk UMKM lokal," ungkapnya.

Selain bazar UMKM, pelaksanaan pasar murah juga menjadi bentuk kepedulian Polda NTT dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

"Pasar murah ini merupakan wujud kebersamaan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat," tambah Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin menunjukkan kehadirannya bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis yang siap berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah, pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM yang telah berpartisipasi serta mengajak mereka untuk terus menjaga kualitas produk, meningkatkan kreativitas, dan berinovasi agar mampu bersaing di pasar yang semakin luas.

"Dukungan masyarakat, sekecil apa pun, akan menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus berkarya dan mengembangkan usahanya. Mari kita bangga menggunakan produk lokal sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi daerah," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTT secara resmi menutup rangkaian Bazar UMKM dan Pasar Murah Hari Bhayangkara ke-80 yang telah berlangsung selama tiga hari. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat membangun Nusa Tenggara Timur yang semakin maju dan sejahtera.

#NttPenuhKasih