Kunjungan Kerja di Polres Ende, Kapolda NTT Resmikan Program Kemanusiaan dan Perkuat Mental Personel
Ende – Suasana hangat dan sarat nuansa budaya mewarnai kunjungan kerja Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT dan rombongan di Kabupaten Ende, Rabu (8/4/2026).

Setibanya di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende sekitar pukul 09.20 Wita, Kapolda NTT beserta rombongan langsung disambut dengan tarian adat Wanda Pala, tarian khas masyarakat Ende-Lio yang melambangkan penghormatan kepada tamu agung.
Penyambutan tersebut berlangsung penuh khidmat dan menjadi simbol eratnya hubungan antara Polri dengan masyarakat serta budaya lokal di Kabupaten Ende.

Usai penyambutan di bandara oleh Forkopimda dan pejabat utama Polres Ende, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Mako Polres Ende.
Saat tiba di gerbang Mako Polres Ende, Kapolda kembali disambut dengan jajar hormat oleh personel Polres Ende.
Dalam kesempatan itu, Kapolda NTT menyempatkan diri meninjau langsung pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan layanan call center 110 Polres Ende.
Kapolda berinteraksi langsung dengan petugas SPKT dan memberikan pesan agar seluruh anggota selalu melayani masyarakat dengan tulus.
“Melayani masyarakat harus dengan ikhlas. Jangan pernah menyakiti hati masyarakat, karena tugas kita adalah menjadi pelindung, pengayom dan pelayan,” pesan Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan dan menegaskan pentingnya pelayanan kepolisian yang humanis dan menghargai budaya setempat.
“Polri harus hadir dengan pendekatan yang ramah, humanis dan menghargai kearifan lokal masyarakat,” katanya.
Kunjungan kerja tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan terapi Ultimate Spiritual Emotional Freedom Technique (USEFT) di Polres Ende sekitar pukul 11.20 Wita.
Pelatihan itu diikuti sekitar 137 peserta yang terdiri dari personel Polri dan anggota Bhayangkari.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla dalam sambutannya menyampaikan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ende saat ini dalam kondisi aman dan kondusif.
Menurutnya, kondisi tersebut tercipta berkat sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Situasi kamtibmas di Kabupaten Ende berjalan aman dan kondusif. Ini adalah buah dari kerja sama yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI dan masyarakat,” kata AKBP Yudhi Franata.
Ia menambahkan, pelatihan USEFT diharapkan dapat membantu personel menjaga kesehatan mental dan fisik dalam menjalankan tugas.
Dalam arahannya, Kapolda NTT menegaskan bahwa profesionalisme anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan fisik, tetapi juga kesehatan mental.
Menurut Kapolda, beban pekerjaan yang tinggi, persoalan keluarga maupun trauma masa lalu kerap menjadi tekanan tersendiri bagi anggota.
“Anggota Polri harus sehat secara mental agar bisa melayani masyarakat dengan tulus dan tanpa amarah. Teknik USEFT ini menjadi solusi praktis untuk membantu anggota melepaskan emosi negatif,” ujar Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko.
Kapolda mengingatkan bahwa tekanan mental yang tidak terselesaikan dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari emosi yang tidak terkontrol, depresi, hingga keretakan rumah tangga.
Karena itu, Polda NTT telah membentuk Rumah Bahagia, yakni layanan konsultasi dan terapi gratis bagi seluruh personel Polri dan keluarganya.
“Rumah Bahagia hadir sebagai tempat yang aman bagi anggota untuk bercerita dan mencari solusi. Layanan ini bisa diakses melalui telepon maupun media sosial,” jelasnya.
Kapolda berharap setiap Polres di wilayah NTT, termasuk Polres Ende, nantinya memiliki minimal satu terapis bersertifikat agar pelayanan kesehatan mental dapat dilakukan lebih cepat dan merata.
“Ke depan saya ingin setiap Polres memiliki terapis sendiri. Dengan begitu, anggota yang membutuhkan bantuan bisa segera ditangani,” tegasnya.
Selain pelatihan USEFT, kunjungan kerja Kapolda NTT di Kabupaten Ende juga dirangkaikan dengan kegiatan kemanusiaan, yakni peresmian sumur bor di Kelurahan Rukun Lima serta peresmian Mako Satpolairud Polres Ende.
Kapolda berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat semangat personel Polres Ende dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap Polres Ende menjadi institusi yang semakin harmonis, di mana setiap anggotanya mampu mengelola stres dengan baik demi mewujudkan Polri yang Presisi dan humanis,” pungkasnya.
#PoldaNTTPenuhKasih
Humas Polda NTT
