Kapolres Alor Kedepankan Pendekatan Kekeluargaan Pascainsiden Anggota Brimob dan Warga di Alor Besar

Kapolres Alor Kedepankan Pendekatan Kekeluargaan Pascainsiden Anggota Brimob dan Warga di Alor Besar

ALOR – Upaya penyelesaian secara humanis dan kekeluargaan terus dilakukan jajaran Kepolisian di Nusa Tenggara Timur pascainsiden perkelahian yang melibatkan anggota Brimob Kompi 4 Yon A Polda NTT dengan warga Desa Alor Besar, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.

Pada Kamis (28/5/2026), Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, S.I.K., didampingi Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, S.H., mendatangi langsung rumah keluarga korban di Desa Alor Besar guna membangun komunikasi damai dan mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri keluarga korban, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat kepolisian, personel Brimob, hingga masyarakat sekitar.

Kapolres Alor AKBP Nur Azhari mengatakan, langkah dialogis yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta menjaga stabilitas keamanan masyarakat.

“Sejak menerima laporan adanya keributan di Alor Besar, kami langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan mengevakuasi pihak-pihak yang terlibat agar situasi tidak berkembang lebih luas. Kami juga terus membangun komunikasi dengan keluarga korban dan tokoh masyarakat agar persoalan ini dapat diselesaikan secara baik dan damai,” ujar AKBP Nur Azhari.

Dalam pertemuan tersebut, Dansat Brimob Polda NTT menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban atas insiden yang terjadi. Ia menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk itikad baik untuk menjaga hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat.

“Kami datang dengan niat baik untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Tugas kami adalah melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Karena itu kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Kombes Pol. Afrizal Asri di hadapan keluarga korban.

Pihak keluarga korban sendiri menyambut baik kedatangan rombongan kepolisian dan menyatakan akan terlebih dahulu melakukan musyawarah keluarga besar terkait langkah penyelesaian yang akan ditempuh selanjutnya.

“Kami tidak memiliki dendam. Semua akan dibicarakan secara kekeluargaan bersama keluarga besar, lalu hasilnya akan kami sampaikan kembali kepada pihak kepolisian,” ujar pihak keluarga korban.

Sebagai bentuk membaiknya komunikasi kedua belah pihak, keluarga korban juga menyerahkan kembali dua unit sepeda motor milik anggota Brimob yang sebelumnya sempat diamankan warga saat insiden berlangsung.

Kapolres Alor menambahkan, Polres Alor bersama jajaran Polda NTT akan terus mengawal proses penyelesaian secara damai dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, hingga unsur keluarga.

“Kami mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Persoalan ini diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan semangat persaudaraan sehingga hubungan baik antara masyarakat dan aparat keamanan tetap terjaga,” tambahnya.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Desa Alor Besar terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari personel gabungan TNI-Polri.

#PoldaNttPenuhKasih