Bahagiamu, Bahagiaku: Kepedulian Polres Ende Bersihkan Masjid Daarul Jamaal Tuai Apresiasi
ENDE – Di tengah proses pemulihan pascagempa bumi, kepedulian kembali menjadi jembatan yang mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Jajaran Polres Ende, Polda NTT, menunjukkan kepedulian itu dengan turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing Masjid Daarul Jamaal, Kelurahan Rukun Lima, Kecamatan Ende Selatan, Kamis (10/9/2026).

Mengusung semangat “Bahagiamu, Bahagiaku”, personel Sat Samapta Polres Ende bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Rukun Lima berbaur dengan warga dan jamaah. Mereka bergotong royong membersihkan sisa-sisa puing fasilitas masjid yang sebelumnya belum sempat ditangani setelah terdampak gempa.
Tidak ada sekat antara polisi dan masyarakat. Dengan peralatan yang ada, personel kepolisian bersama warga bekerja bersama membersihkan lingkungan rumah ibadah agar kembali tertata dan dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh para jamaah.
Aksi sederhana tersebut ternyata menghadirkan makna yang begitu besar bagi masyarakat. Imam Masjid Daarul Jamaal, Hasan B. Atawani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolres Ende beserta seluruh jajarannya yang telah menunjukkan kepedulian secara langsung.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan kepedulian dari Kapolres Ende bersama jajarannya dalam rangka membersihkan puing-puing masjid kami yang selama ini belum sempat kami bersihkan. Tentunya kami masyarakat dan jemaah menerima dengan gembira,” ungkap Hasan.
Baginya, kehadiran polisi bukan sekadar membantu pekerjaan fisik. Kehadiran tersebut juga menjadi pesan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi masa pemulihan setelah bencana.
“Sebagai salah satu imam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keaktifan bapak-bapak sekalian,” lanjutnya.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata empati dan rasa kekeluargaan antara Polri dengan masyarakat.
Menurutnya, membantu membersihkan rumah ibadah bukan semata-mata menjalankan tugas, tetapi menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir dan bergotong royong bersama masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi.
“Ketika fasilitas umum maupun rumah ibadah dapat kembali dimanfaatkan dengan nyaman oleh jemaah, kebahagiaan itu juga menjadi kebahagiaan bagi kami seluruh jajaran Polres Ende,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, Polri akan terus berupaya hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika membutuhkan uluran tangan dalam proses pemulihan.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga siap bergotong royong dan menjadi bagian dari solusi di tengah warga,” tegasnya.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel Polres Ende bersama masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi. Dari membersihkan puing-puing, tumbuh rasa kebersamaan; dari kepedulian, lahir kembali semangat untuk bangkit.
Bagi masyarakat Ende, pemulihan pascabencana bukan hanya tentang memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih dari itu, pemulihan adalah tentang menguatkan kembali kebersamaan, saling membantu dan memastikan setiap warga memiliki kekuatan untuk melangkah kembali.
Polres Ende pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam setiap proses pemulihan, karena bagi Polri, ketika masyarakat kembali tersenyum, kebahagiaan itu juga menjadi kebahagiaan bersama.
Bahagiamu, Bahagiaku.
Polda NTT Penuh Kasih, Dari Timur Menguatkan Indonesia.
Humas Polda NTT
